Tinjau Proyek Jalan di Lubuk Linggau, Herman Deru Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan

Tinjau Proyek Jalan di Lubuk Linggau, Herman Deru Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan

Herman Deru tetap turun langsung meninjau kondisi jalan penghubung Sekayu–Lubuk Linggau yang mengalami kerusakan parah, tepatnya di Desa Petunang Kampung 8, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Jumat (26/12/2025).--foto: ist

SILAMPARITV.CO.ID, Lubuk Linggau — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru meninjau langsung pembangunan infrastruktur jalan di Jalan Kenanga II, Kota Lubuk Linggau, Jumat (26/12/2025), sebagai bagian dari upaya memastikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sumsel.

Peninjauan ini dilakukan setelah Gubernur Herman Deru mengunjungi Desa Petunang Kampung 8, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Ia didampingi oleh Wali Kota Lubuk Linggau Rahmat Hidayat dan jajaran terkait.

Gubernur menegaskan bahwa proyek jalan tersebut didanai melalui Bantuan Gubernur Bersifat Khusus (Bangubsus) yang dialokasikan untuk membantu daerah mempercepat pembangunan infrastruktur strategis.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025, Bangubsus telah disalurkan ke 17 kabupaten/kota di Sumsel, termasuk Kota Lubuk Linggau, sebagai bentuk keadilan dan pemerataan pembangunan.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Pastikan Perbaikan Jalan Sekayu–Lubuk Linggau Segera Dimulai

BACA JUGA:Faktor Utama yang Perlu Diperhatikan Agar Pemasangan Atap Salju Optimal

Hal tersebut terlihat dari paparan panel proyek yang ditampilkan di lokasi, yang menunjukkan berbagai pembangunan infrastruktur hasil dukungan Bangubsus di Kota Lubuk Linggau.

Sedikitnya terdapat 10 proyek yang telah direalisasikan, di antaranya peningkatan Jalan Kelurahan Muara Enim dengan nilai Rp2,9 miliar dan pembangunan Jembatan Sungai Malus Batu Pepe senilai Rp9,9 miliar.

Selain itu, peningkatan Jalan Bukit Getting Kelurahan Kayu Ara senilai Rp1,3 miliar serta peningkatan Jalan Kapten Iskandar Kelurahan Batu Urip senilai Rp2,4 miliar juga menjadi bagian dari program tersebut.

Proyek peningkatan Jalan Kenanga II sendiri memiliki nilai kontrak cukup besar, yakni mencapai Rp19,8 miliar, mengingat fungsinya sebagai salah satu akses penting bagi mobilitas warga.

BACA JUGA:Dorong Kemandirian Warga Binaan, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Pasarkan Keripik Tempe dan Singkong

BACA JUGA:Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Kembangkan Kegiatan Potong Rambut

Bangubsus Pemprov Sumsel juga dimanfaatkan untuk peningkatan Jalan Lingkar Selatan senilai Rp7,9 miliar dan peningkatan Jalan Sebubur sekitar Rp4,9 miliar.

Gubernur Herman Deru menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada fisik semata, melainkan juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sumber: