Jalan Nasional di Desa Petunang Ditimbun Sementara, Warga Menanti Perbaikan Permanen

Jalan Nasional di Desa Petunang Ditimbun Sementara, Warga Menanti Perbaikan Permanen

Jalan Nasional di Desa Petunang Ditimbun Sementara, Warga Menanti Perbaikan Permanen--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Kondisi ruas jalan nasional yang melintasi Desa Petunang, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, hingga kini masih memprihatinkan. Meski pemerintah telah melakukan penanganan sementara, kerusakan jalan berupa lubang-lubang besar masih menjadi keluhan utama masyarakat dan pengguna jalan.

BACA JUGA:Heboh Video Guru Diduga Dikeroyok Murid di Jambi, Disdik Ambil Langkah

BACA JUGA:Ramai Video Protes Kepala Sekolah soal MBG, SPPG Sindang Sari Beri Klarifikasi

Sebelumnya, ruas jalan tersebut dikenal memiliki banyak lubang yang cukup dalam dan membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil. Kondisi itu kerap memicu kemacetan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya saat hujan atau pada malam hari.

Menanggapi keluhan warga, pemerintah melalui instansi terkait telah melakukan upaya darurat dengan menimbun sejumlah titik jalan yang berlubang menggunakan material batu dan alat berat. Langkah ini dilakukan agar akses transportasi tetap dapat digunakan dan aktivitas masyarakat tidak terganggu sepenuhnya.

BACA JUGA:Penguatan Tugas dan Etika Kerja, Kepala KPLP Beri Pembekalan pada Peserta Magang Lapas Narkotika Muara Beliti

BACA JUGA:Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Rapat Panen Raya

Namun, penanganan sementara tersebut dinilai belum memberikan hasil maksimal. Sejumlah lubang masih terlihat di beberapa titik, bahkan ada yang kembali terbuka akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas serta kondisi cuaca yang sering diguyur hujan.

BACA JUGA:Mandi Air Hangat Tanpa Boros, 5 Water Heater Low Watt Rp. 1 Jutaan

BACA JUGA:Ajang Silaturahmi, Pertandingan Olahraga Antar Pegawai Lapas Narkotika Muara Beliti dan Lapas Kelas IIA Curup

Akibatnya, permukaan jalan masih bergelombang dan jauh dari kata nyaman. Para pengendara pun diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas, mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya aman.

Masyarakat Desa Petunang berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen, bukan hanya tambal sulam, agar ruas jalan nasional tersebut benar-benar layak dilalui. Selain menunjang kelancaran mobilitas, perbaikan menyeluruh juga dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan dan mendukung aktivitas ekonomi warga setempat.

BACA JUGA:PUPR Angkat Bicara Soal Gapura Linggau Juara yang Roboh Tersenggol Truk

BACA JUGA:Pegawai SPPG Berstatus PPPK? Simak Jabatan yang Berhak dan Gaji Bulanan

Sumber:

Berita Terkait