Kakanwil Ditjenpas Sumsel Beri Arahan dan Matangkan Persiapan Panen Raya Melon Belanda
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan memberikan arahan kepada jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Panen Raya Melon Belanda. --foto: ist
SILAMPARITV.CO.ID, Muara Beliti — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan memberikan arahan kepada jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Panen Raya Melon Belanda.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional serta penguatan pembinaan kemandirian warga binaan.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Sumsel menekankan pentingnya kesiapan teknis dan nonteknis menjelang panen raya, mulai dari perawatan tanaman,
kebersihan area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), hingga koordinasi antarpetugas agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
BACA JUGA:Terlibat Kasus Kematian Seniman Kuda Lumping, Pria di Lubuklinggau Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
BACA JUGA:Viral! Perjuangan dan Air Mata Orang Tua Indonesia Lepas Anak Jadi Tentara Amerika
Ia juga mengapresiasi komitmen Lapas Narkotika Muara Beliti yang terus mengembangkan program pembinaan berbasis pertanian secara berkelanjutan.
Kakanwil menyampaikan bahwa kegiatan panen raya tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk menumbuhkan keterampilan, etos kerja, serta tanggung jawab.
Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk berperan aktif dalam mendukung kesuksesan agenda tersebut.
Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan Panen Raya Melon Belanda.
BACA JUGA:Potong Rambut Siswa yang Pirang dan Panjang, Guru Honorer di Jambi Berujung Jadi Tersangka
BACA JUGA:Wartawan Harus Berinovasi, Pesan Kajari: Teknologi AI Jadi Tantangan Berat Saat Ini
Persiapan terus dilakukan secara maksimal sebagai wujud dukungan terhadap program pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada kemandirian warga binaan.
Sumber: