Android Tingkatkan Fitur Anti-Pencurian, Akses Ilegal Makin Sulit Ditembus

Android Tingkatkan Fitur Anti-Pencurian, Akses Ilegal Makin Sulit Ditembus

Android Tingkatkan Fitur Anti-Pencurian, Akses Ilegal Makin Sulit Ditembus--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Sistem operasi Android kembali memperkuat sistem keamanannya. Pada Selasa (27/1/2026) waktu Amerika Serikat, Android merilis pembaruan yang membawa peningkatan signifikan pada fitur anti-maling untuk melindungi pengguna dari pencurian perangkat dan penyalahgunaan data.

Menurut tim keamanan Android, pembaruan ini dirancang untuk menghentikan akses ilegal, meminimalkan kerusakan pasca-pencurian, serta meningkatkan peluang pemulihan perangkat. Penguatan ini dilakukan seiring meningkatnya kasus pencurian ponsel yang kerap berujung pada penipuan keuangan dan kebocoran data pribadi.

BACA JUGA: Durasi Main Aplikasi Kian Menggila, Warga Dunia Habiskan Ratusan Jam Setahun di HP

BACA JUGA:Tak Lekang Waktu, Ini Harga Terbaru iPhone 13 dan iPhone 14 di Awal 2026

“Pencurian ponsel bukan hanya soal kehilangan perangkat, tetapi juga berisiko membuka akses terhadap data pribadi dan keuangan pengguna,” ujar tim keamanan Android. Karena itu, Android mengusung sistem pertahanan berlapis yang bekerja sebelum, selama, dan setelah upaya pencurian.

BACA JUGA:Resmi! Redmi Note 15 5G Jadi Andalan Baru Xiaomi di Kelas Menengah 2026

BACA JUGA:Diskon Awal Tahun! Harga iPhone di iBox Turun per 1 Januari 2026

Fitur perlindungan anti-maling ini sejatinya telah hadir di Android sebelumnya. Namun, melalui pembaruan terbaru, sejumlah fungsi kunci ditingkatkan agar perlindungan semakin maksimal.

Salah satu peningkatan terdapat pada Failed Authentication Lock, fitur yang pertama kali diperkenalkan di Android 15. Fitur ini secara otomatis mengunci layar ketika terdeteksi upaya membuka kunci yang gagal berulang kali. Kini, Android menambahkan kontrol berupa tombol khusus untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut, sehingga pengguna memiliki fleksibilitas lebih dalam pengaturannya.

BACA JUGA:Nokia X100 Pro 5G Guncang Dunia Dengan Kamera 300MP dan RAM 18GB Hingga Fast Charging Super Cepat

BACA JUGA:Harga HP Samsung Terbaru per 1 Januari 2026 dan Cara beli HP Samsung Secara Online

Peningkatan juga dilakukan pada fitur Identity Check. Fitur yang mulai hadir awal 2025 untuk Android 15 ke atas ini berfungsi meminta verifikasi biometrik saat pengguna melakukan tindakan sensitif, terutama ketika perangkat berada di lokasi yang tidak biasa. Dalam pembaruan terbaru, Identity Check diperluas ke seluruh aplikasi dan layanan yang menggunakan Android Biometric Prompt. Dengan begitu, aplikasi perbankan pihak ketiga hingga Google Password Manager akan otomatis meminta autentikasi biometrik.

BACA JUGA:Ramai Isu Tunjangan Tak Dibayar, Kemenag Tegaskan TPG dan TPD Tetap Cair

BACA JUGA:7 Tips Aman Berkendara Motor Saat Musim Hujan

Sumber: