Upaya Pencurian Minyak Mentah Digagalkan, Pertamina Perketat Pengamanan Lapangan Migas di Sumatera Selatan

Upaya Pencurian Minyak Mentah Digagalkan, Pertamina Perketat Pengamanan Lapangan Migas di Sumatera Selatan

Upaya Pencurian Minyak Mentah Digagalkan, Pertamina Perketat Pengamanan Lapangan Migas di Sumatera Selatan--foto: ist

SILAMPARITV.CO.ID - PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan aset energi nasional dengan menggagalkan dugaan pencurian minyak mentah di wilayah kerja Prabumulih, Sumatera Selatan. Aksi ilegal tersebut terungkap setelah tim pengamanan menemukan sebuah truk bertangki modifikasi yang diduga digunakan untuk mengangkut minyak mentah secara tidak sah dari area sumur produksi.

BACA JUGA:Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Siswi SMA Negeri di Bengkulu Alami Luka Fisik dan Trauma

BACA JUGA:Diduga Tersengat Ranjau Babi, Kematian Wanita di Kepahiang Sisakan Tanda Tanya

Peristiwa ini diketahui berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Senior Manager Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, mengungkapkan bahwa temuan tersebut berada di sekitar area SP 1 Tanjung Tiga Barat (TTB), salah satu titik produksi migas di wilayah kerja PEP Prabumulih Field.

Menurut Luthfi, temuan bermula ketika Tim Security PEP Prabumulih Field bersama Tim Pengamanan Tertutup (PAMTUP) Zona 4 melakukan patroli dan pengawasan rutin di area operasional. Pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 10.00 WIB, tim menemukan sebuah truk terperosok di jalan belakang SP 1 TTB yang mengarah ke Sumur 49.

BACA JUGA:Polisi Bongkar Ladang Ganja Rumahan di Rejang Lebong, Pemilik Rumah Diamankan

BACA JUGA:Warga Lebong Geger, Perempuan Hamil 19 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Kecurigaan muncul setelah petugas melakukan pemeriksaan visual terhadap kendaraan tersebut. Truk diketahui menggunakan tangki khusus yang tidak lazim digunakan untuk kendaraan angkutan biasa. Modifikasi tangki tersebut diduga sengaja dirancang untuk menampung dan mengangkut minyak mentah dalam jumlah besar.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa truk tersebut mengangkut sekitar 10 ton minyak mentah yang diduga berasal dari sumur migas di sekitar lokasi,” ujar Luthfi. Ia menambahkan bahwa volume muatan yang cukup besar serta penggunaan tangki modifikasi menjadi indikasi kuat bahwa aktivitas tersebut dilakukan secara terencana, bukan tindakan spontan.

BACA JUGA:Komdigi Klarifikasi Dugaan Kebocoran Data Pelamar Kerja yang Ramai di Media Sosial

BACA JUGA:Mantapkan Kinerja 2026, Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Rakor Evaluasi dan Rencana Aksi

Menindaklanjuti temuan itu, manajemen PEP Prabumulih Field segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama aparat kepolisian setempat. Polsek Lembak dilibatkan untuk menangani aspek hukum sekaligus melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan pencurian minyak mentah tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan Polsek Lembak dalam penanganan kejadian ini. Sinergi antara perusahaan dan aparat penegak hukum sangat penting untuk menjaga keamanan operasi migas,” kata Luthfi.

BACA JUGA:Kuota Internet Kini Bisa Dibawa ke Bulan Berikutnya, Ini Ketentuan dari Operator Seluler

Sumber:

Berita Terkait