Proyek Elektrifikasi Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi di Kancah Internasional

Proyek Elektrifikasi Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi di Kancah Internasional

Petugas PLN NPC ketika melakukan pengecekan akhir pada infrastruktur kelistrikan Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan yang diselesaikan 15 hari lebih awal dari target.--ist

SILAMPARITV.CO.ID - PLN Group kembali memperoleh pengakuan atas kinerjanya di panggung global. Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya, PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) berhasil menyelesaikan 2 (dua) titik proyek elektrifikasi _East Coast Rail Link_ (ECRL) di Malaysia lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

BACA JUGA:Pecahkan Rekor! Agak Laen 2 Jadi Film dengan Penonton Terbanyak Sepanjang Sejarah Bioskop Indonesia

BACA JUGA:Mudah! Begini Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Pakai NIK KTP

Adapun kedua titik tersebut ialah _Feeder Station_ (FS) 01 di Tunjung, Kelantan yang diselesaikan 15 hari lebih awal dari jadwal dan FS 09 di Jambu Rias, Pahang yang juga mencatat percepatan signifikan dengan rampung satu bulan lebih cepat dari target. Penyelesaian proyek yang lebih cepat dari target ini mendapat apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) selaku Project Delivery Partner (PDP) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) sebagai pemilik jaringan. 

Head Project Management Office TNB, Tn Azreen Bin Othman menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelesaian koneksi dari Pencawang Masuk Utama (Gardu Induk) Tunjung hingga FS 01 dan FS 09 menjadi bagian krusial dalam sistem elektrifikasi ECRL.

BACA JUGA:Jelang Lebaran 2026, BPOM Temukan Puluhan Ribu Produk Pangan Ilegal dan Kedaluwarsa

BACA JUGA:Rupiah Dibuka Menguat Tipis di Rp16.884 per Dolar AS, Pasar Masih Dibayangi Lonjakan Harga Minyak

"Lebih awal dari target yang ditetapkan. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Kami melihat PLN menunjukkan komitmen dan kesungguhan yang tinggi dalam memastikan proyek ini selesai dengan cepat tanpa mengesampingkan kualitas," ujarnya.

Diketahui, ECRL merupakan proyek kereta listrik jalur ganda sepanjang 665 kilometer yang menghubungkan Port Klang di Selangor hingga Kota Bharu di Kelantan. Proyek ini sepenuhnya menggunakan tenaga elektrik untuk operasional penumpang dan kargo serta diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ per tahun saat mulai beroperasi pada 2027.

BACA JUGA:Girl from Nowhere Hadir Versi Jepang, “Transfer Student Nanno” Tayang 24 April

BACA JUGA:10 Tol Dibuka Fungsional Saat Lebaran 2026, Tiga Ruas di Sumatera Bisa Dilalui Gratis

Azreen menambahkan, pihaknya berharap kinerja tersebut dapat berlanjut pada proyek-proyek berikutnya.

"Kami sangat puas dengan hasilnya dan berharap pencapaian luar biasa ini dapat terus berlanjut pada proyek-proyek berikutnya di Pencawang Seberang Jerteh dan Gombak,” tambahnya.

Keberhasilan PLN dalam proyek ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata Indonesia dalam mendukung infrastruktur transportasi rendah karbon di kawasan Asia Tenggara.

Sumber:

Berita Terkait