Perlintasan Tanpa Palang Makan Korban, Wali Kota Lubuklinggau Bertindak
Perlintasan Tanpa Palang Makan Korban, Wali Kota Lubuklinggau Bertindak--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Peristiwa tragis terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ketika seorang remaja dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api relasi Palembang–Lubuklinggau. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang yang masih minim pengamanan.
Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera mengambil langkah konkret dengan memasang palang pintu di sejumlah titik perlintasan yang berada di kawasan permukiman warga.
BACA JUGA:Polres Musi Rawas Bergerak, Jembatan Rusak di Pulau Panggung Diperbaiki
BACA JUGA:Duka di Misi Perdamaian: 3 Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon
Pemkot Segera Ajukan Permohonan Resmi
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Lubuklinggau berencana mengirimkan surat resmi kepada pihak PT KAI guna mengusulkan pemasangan palang perlintasan demi meningkatkan keselamatan masyarakat.
“Kami akan segera bersurat ke PT KAI agar dapat memasang palang di setiap perlintasan yang sering dilalui warga,” ujar Wali Kota, Selasa (31/3/2026).
Ia menegaskan bahwa kebutuhan akan pengamanan di perlintasan kereta api bukan hal baru, melainkan sudah lama menjadi keluhan masyarakat.
BACA JUGA:Panitia SNPMB Tegaskan Isu Kuota SNBT 2026 Penuh di Hari Pertama Tidak Benar
BACA JUGA:Indonesia vs Bulgaria: Satu Penalti Hentikan Langkah Garuda di Final
Pendataan Titik Rawan
Pemerintah kota juga akan melakukan pendataan terhadap titik-titik perlintasan yang dinilai rawan kecelakaan. Area yang menjadi fokus pendataan mencakup jalur dari Kelurahan Pasar Pemiri hingga Air Kati yang dilintasi rel kereta api.
Langkah ini dilakukan agar pengajuan ke pihak terkait dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
BACA JUGA:Isu Kenaikan BBM Non-Subsidi per 1 April 2026, Menteri ESDM Tegaskan Harga Ikuti Mekanisme Pasar
Sumber: