Bayar Pajak Berujung Petaka, Motor IRT Digondol Maling di Samsat Palembang
Bayar Pajak Berujung Petaka, Motor IRT Digondol Maling di Samsat Palembang--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Nasib nahas dialami seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Apriyanti (36), warga Palembang, yang harus kehilangan sepeda motor kesayangannya saat mengurus kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.
BACA JUGA:Danrem 044/Gapo Kunjungi Kodim 0406/Lubuk Linggau, Perkuat Soliditas dan Kepedulian Prajurit
Peristiwa pencurian tersebut terjadi di area parkir Kantor Samsat Palembang yang berlokasi di Jalan MP Mangkunegara, Kecamatan Sako, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Motor jenis Honda BeAT milik korban dilaporkan hilang saat dirinya berada di dalam kantor untuk menyelesaikan pembayaran pajak.
Apriyanti menuturkan, saat tiba di lokasi, ia memarkirkan kendaraannya seperti biasa dan memastikan motor dalam kondisi aman dengan mengunci setang serta memegang karcis parkir.
“Aku masuk parkir pakai karcis, kunci stang sudah dikunci. Pas selesai sekitar jam 10.00, aku kembali ke parkiran, motor sudah tidak ada,” ungkapnya.
BACA JUGA:Wali Kota Rachmat Hidayat Buka MTQ XVIII, Dorong Lahirnya Generasi Qurani di Lubuk Linggau
BACA JUGA:Waspada Penipuan Modus Pasang Baru Listrik Mengatasnamakan PLN
Mengetahui kendaraannya raib, Apriyanti langsung panik dan tak kuasa menahan emosi. Ia bahkan sempat menangis histeris di lokasi kejadian hingga videonya tersebar luas dan menjadi perbincangan di media sosial.
Ia mengaku sangat terpukul karena sepeda motor tersebut baru saja selesai masa cicilan dan menjadi alat transportasi penting untuk aktivitas sehari-hari.
“Sedih sekali, motor itu baru setahun lunas. Karcis parkir, kunci, dan STNK masih ada di tangan saya, tapi motornya hilang begitu saja,” tuturnya dengan nada pilu.
BACA JUGA:Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idulfitri
Lebih lanjut, korban juga mengungkapkan bahwa pihak pengelola sempat menyampaikan rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi tidak berfungsi saat kejadian berlangsung. Hal ini semakin menambah kekecewaan korban terhadap sistem keamanan di area parkir tersebut.
Sumber: