Motor Listrik EMMO untuk Program MBG Disorot, Desain Mirip Produk China

Motor Listrik EMMO untuk Program MBG Disorot, Desain Mirip Produk China

--

SILAMPARITV.CO.ID - Pengadaan 25 ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai perhatian publik. Motor buatan EMMO, khususnya tipe JVH Max, disebut memiliki tingkat kandungan lokal hampir 50 persen. Namun, sorotan muncul karena desainnya yang dinilai sangat mirip dengan motor listrik produksi pabrikan asal China, Tizhou Okla Automotive.

BACA JUGA:Kenapa Mobil Hybrid Bisa Jadi Boros? Ini Penjelasan dan Faktornya

Secara tampilan, EMMO JVH Max terlihat hampir identik dengan motor listrik “white label” dari Okla, mulai dari bagian depan hingga belakang. Detail seperti lampu utama, windshield, bodi samping, hingga jok dan rangka belakang disebut nyaris tanpa perbedaan signifikan, kecuali pada warna dan emblem.

Di pasar global, motor listrik dari Okla dijual dengan harga sekitar Rp 37 jutaan, lebih murah dibandingkan EMMO JVH Max yang dipasarkan di Indonesia dengan kisaran Rp 48 juta. Meski demikian, belum ada kejelasan apakah harga tersebut sudah termasuk status on the road.

BACA JUGA:Mobil Listrik Imut yang Mencuri Perhatian: Changan Lumin Digemari Berbagai Kalangan

Menariknya, model EMMO JVH Max sendiri baru terdaftar desain industrinya pada Oktober 2025 melalui perusahaan terkait. Kehadirannya di platform pengadaan pemerintah seperti Inaproc juga menegaskan bahwa produk ini masuk dalam kategori yang diprioritaskan sebagai produk lokal, meski masih menimbulkan perdebatan terkait orisinalitas desainnya.

 

Isu ini pun memunculkan pertanyaan lebih luas mengenai transparansi, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), serta arah pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Sumber: #motorlistrik #emmo #mbg #badangizinasional #tkdn #industriotomotif #kendaraanlistrik #beritaindonesia #inaproc #transparansi