Teror Beruang di Hutan OKU, Petani Jadi Korban Saat Menyadap Karet
Teror Beruang di Hutan OKU, Petani Jadi Korban Saat Menyadap Karet--Teror Beruang di Hutan OKU, Petani Jadi Korban Saat Menyadap Karet
SILAMPARITV.CO.ID - Insiden mengerikan dialami seorang petani karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Rahmat (55) harus dilarikan ke rumah sakit setelah diserang seekor beruang saat tengah menyadap karet di kawasan hutan Air Pohal, Desa Rantau Kumpai, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Rabu (15/4/2026).
BACA JUGA:Batuk Tak Kunjung Sembuh? Kenali Perbedaan Batuk Alergi dan Infeksi Virus
BACA JUGA:Fenomena Cancel Culture: Antara Kritik Sosial dan Penghakiman Massal di Era Digital
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.10 WIB di area kebun yang masih berada di wilayah hutan lebat. Saat itu, Rahmat tengah menjalankan aktivitas rutinnya sebagai penyadap karet, tanpa menyadari bahaya yang mengintai.
Secara tiba-tiba, seekor beruang muncul dari dalam hutan dan langsung menyerang korban. Hewan liar tersebut menggigit bagian betis kanan Rahmat dan mencakar tangan kirinya, menyebabkan luka cukup serius.
Dalam kondisi terdesak, Rahmat berusaha mempertahankan diri menggunakan golok yang dibawanya. Ia melakukan perlawanan hingga akhirnya berhasil membuat beruang tersebut mundur dan melarikan diri, meski diduga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
BACA JUGA:Roblox Perketat Keamanan Anak, Hadirkan Akun Khusus dengan Verifikasi Wajah & Izin Orangtua
BACA JUGA:Polisi Tingkatkan Patroli Intensif, Tekan Aksi Begal dan Jambret di Musi Rawas
Setelah berhasil menyelamatkan diri, Rahmat pulang ke rumah dalam kondisi terluka. Keluarga kemudian segera membawanya ke RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja untuk mendapatkan penanganan medis.
Saksi mata, Meldi (22), membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan serangan terjadi begitu cepat tanpa tanda-tanda sebelumnya.
“Tiba-tiba beruang itu datang dan langsung menyerang. Korban sempat digigit dan dicakar sebelum akhirnya melawan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Jelang Keberangkatan Haji 2026, Pemerintah Sediakan Vaksin Gratis untuk Jemaah
BACA JUGA:Erupsi Gunung Dempo Kembali Terjadi, Abu Vulkanik Menjulang Hingga 3,5 Km
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kapolsek Sosoh Buay Rayap, Iptu Karbianto, menjelaskan bahwa lokasi kejadian memang masih termasuk kawasan hutan alami yang menjadi habitat satwa liar.
Sumber: