Viral! Siswi SMP Rekam Aksi Kakek Ojek yang Diduga Bertindak Tak Pantas di OKU
Viral! Siswi SMP Rekam Aksi Kakek Ojek yang Diduga Bertindak Tak Pantas di OKU--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Sebuah video yang beredar di media sosial menghebohkan warganet. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang kakek yang berprofesi sebagai ojek pangkalan di wilayah Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, diduga mencoba merayu seorang siswi SMP dengan perkataan tidak pantas.
BACA JUGA:Harga Karet Sumsel Naik Imbas Gejolak Global, Petani Diminta Jaga Kualitas
BACA JUGA:Pelajar SD di Muratara Diduga Tenggelam, Tim Gabungan Sisir Sungai Rawas
Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @ogankomeringilirupdate pada Kamis (16/4/2026) dan langsung menjadi perbincangan publik.
Kejadian bermula saat korban pulang sekolah. Menurut penuturan ibu korban dalam video lanjutan, biasanya anaknya dijemput. Namun pada hari itu, ia terlambat sehingga sang anak memilih pulang menggunakan jasa ojek.
BACA JUGA:Panduan Lengkap UTBK 2026: Syarat Masuk, Aturan Ketat, dan Hal yang Wajib Dipatuhi Peserta
BACA JUGA: BTS Direncanakan Konser di Jakarta, JIS dan GBK Masuk Pertimbangan
Ojek tersebut dikendarai oleh seorang pria lanjut usia. Namun, setibanya di rumah korban, pria tersebut justru ikut masuk ke dalam dan berbincang dengan korban.
Dalam rekaman yang diduga dibuat oleh korban, kakek tersebut menawarkan diri untuk menjadi pengantar rutin ke sekolah. Ia berusaha meyakinkan korban dengan berbagai bujukan.
Namun, korban menolak tawaran tersebut karena sudah memiliki antar-jemput tetap.
BACA JUGA:Tak Perlu Khawatir, Polres Lubuklinggau Buka Layanan Titip Kendaraan Tanpa Biaya
BACA JUGA:Program 100.000 Sultan Muda Kian Menguat
Meski telah ditolak, pria tersebut terus melanjutkan pembicaraan dengan nada membujuk. Ia bahkan beberapa kali mengeluarkan permintaan yang tidak pantas, yakni mengajak korban untuk berpelukan dan berciuman.
Korban yang merasa tidak nyaman tetap bersikap tegas. Ia menolak permintaan tersebut dan berusaha menjaga jarak dari pelaku.
Sumber: