Harga Daging Sapi di Produsen Naik, Pemerintah Pastikan Harga Pasar Tetap Stabil

Harga Daging Sapi di Produsen Naik, Pemerintah Pastikan Harga Pasar Tetap Stabil

Harga Daging Sapi di Produsen Naik, Pemerintah Pastikan Harga Pasar Tetap Stabil--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Kenaikan harga komoditas kembali terjadi, kali ini pada sektor daging sapi dan kerbau. Pemerintah memutuskan untuk menyesuaikan harga di tingkat produsen sebagai dampak dari situasi geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa kondisi tersebut turut memengaruhi berbagai komoditas impor, termasuk sapi dan kerbau yang sebagian masih bergantung pada pasokan luar negeri.

BACA JUGA:Bulog Siap Bangun 100 Gudang Modern, Anggaran Rp5 Triliun Disetujui Pemerintah

BACA JUGA:YouTube Mulai Tertibkan Akun Pengguna di Bawah 16 Tahun

Harga Acuan Naik di Tingkat Produsen

Pemerintah menetapkan kenaikan Harga Acuan Penjualan (HAP) untuk bobot sapi hidup sebesar Rp1.000, dari sebelumnya Rp58.000 menjadi Rp59.000 per kilogram.

Sementara itu, untuk kerbau, kenaikan jauh lebih signifikan. HAP bobot kerbau meningkat dari Rp80.000 menjadi Rp90.000 per kilogram.

Perubahan ini menjadikan Rp90.000 sebagai batas atas harga acuan, sehingga harga di lapangan masih bisa berada di bawah angka tersebut.

BACA JUGA:Air Hangat untuk Redakan Nyeri Haid Efektif atau Sekadar Kebiasaan? Ini Penjelasannya

BACA JUGA:Krisis Selat Hormuz Jadi Alarm Global, Peralihan ke Energi Bersih Makin Mendesak

Harga di Pasar Masih Stabil

Meski terjadi penyesuaian di tingkat produsen, pemerintah memastikan bahwa harga daging sapi di pasar belum mengalami perubahan berarti. Saat ini, harga daging sapi masih berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Angka tersebut dinilai masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, sehingga masyarakat belum perlu khawatir terhadap lonjakan harga di tingkat konsumen.

BACA JUGA:Aksi Nekat! Pencuri Motor Ketua RT Dikepung Warga Lubuklinggau, Hampir Jadi Bulan-bulanan

Sumber:

Berita Terkait