PJJ Diluncurkan 2026, Pemerintah Targetkan Jangkau Jutaan Anak Putus Sekolah

PJJ Diluncurkan 2026, Pemerintah Targetkan Jangkau Jutaan Anak Putus Sekolah

--

SILAMPARITV.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan mulai menerapkan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk menjangkau anak-anak yang belum mengenyam pendidikan, khususnya di jenjang SMA atau sederajat.

BACA JUGA:Hari Kedua UTBK ISBI Bandung Berjalan Lancar, Tanpa Kecurangan dan Inklusif bagi Disabilitas

Direktur Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Saryadi, menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai solusi nyata bagi anak-anak yang selama ini tidak tersentuh sistem pendidikan formal. Ia menegaskan bahwa PJJ bukan sekadar program tambahan, melainkan bentuk komitmen negara dalam memastikan akses pendidikan yang merata.

BACA JUGA:Jangan Sampai Gugur di Hari H! Ini Panduan Lengkap Aturan UTBK 2026 yang Harus Dipahami Peserta

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa jumlah anak tidak sekolah di Indonesia masih mencapai lebih dari 4 juta. Dari angka tersebut, sekitar 1,13 juta berada pada rentang usia 16 hingga 18 tahun. Sebagian di antaranya merupakan anak yang putus sekolah, sementara lainnya memilih tidak melanjutkan pendidikan setelah lulus SMP. Bahkan, ratusan ribu anak di kelompok usia tersebut tercatat belum pernah bersekolah sama sekali.

Melalui PJJ, pemerintah akan menggandeng 20 sekolah induk yang tersebar di berbagai daerah sebagai pusat pelaksanaan program. Sekolah-sekolah ini nantinya akan bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

BACA JUGA:Bimbingan Skripsi Wajib di Kampus, Wamendiktisaintek Tekankan Pencegahan Kekerasan Seksual

Program ini dirancang dengan sistem pembelajaran fleksibel, menggabungkan metode sinkronus dan asinkronus. Sebagian besar materi akan diberikan melalui modul pembelajaran, sementara sesi tutorial disiapkan untuk membantu siswa memahami materi yang dianggap sulit. Pendekatan ini memungkinkan peserta didik tetap dapat menyesuaikan waktu belajar dengan kondisi dan aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:Panduan Lengkap UTBK 2026 di UNSRI Indralaya: Lokasi Ujian & Aturan yang Wajib Dipatuhi

Selain membuka pendaftaran secara daring maupun melalui sekolah induk, pemerintah juga akan melakukan pendekatan langsung ke masyarakat dengan mendatangi anak-anak yang belum bersekolah.

Program PJJ ini akan memasuki tahap pengembangan skala penuh hingga 2027, dengan target perluasan ke berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka anak tidak sekolah sekaligus meningkatkan pemerataan akses pendidikan nasional.

BACA JUGA:Gus Ipul Tinjau STIP Jakarta, Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Awal Mei

Sumber: #pendidikanindonesia #pjj2026 #anaktidaksekolah #aksespendidikan #kemendikdasmen #beritapendidikan #indonesiamaju