AHY: Laki-laki dan Perempuan Tak Boleh Jadi Korban Insiden Transportasi

AHY: Laki-laki dan Perempuan Tak Boleh Jadi Korban Insiden Transportasi

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa keselamatan dalam transportasi publik har--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa keselamatan dalam transportasi publik harus menjadi hak seluruh masyarakat tanpa membedakan jenis kelamin.

BACA JUGA:Polda Bengkulu Raih Penghargaan Kinerja Terbaik Nasional 2025 dari Kapolri

BACA JUGA:Minum Soda Setiap Hari? Ini Dampak yang Bisa Terjadi pada Tubuh

Pernyataan tersebut disampaikan AHY usai menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi nasional.

Menurut AHY, insiden tabrakan antara kereta rel listrik (KRL) dan kereta api jarak jauh yang terjadi di Bekasi menjadi peristiwa serius karena melibatkan benturan dari belakang, sesuatu yang disebutnya jarang bahkan belum pernah terjadi sebelumnya.

BACA JUGA:Kepala BKPSDM Muratara Diperiksa Usai OTT Dugaan Pungutan Liar

BACA JUGA:Lubuk Linggau Jadi Lokasi Transaksi, Dua Pengedar Lintas Provinsi Dibekuk Satres Narkoba

Perhatian publik semakin besar setelah diketahui gerbong yang mengalami dampak paling parah merupakan gerbong khusus perempuan. Selama ini, gerbong tersebut disediakan sebagai ruang aman dan nyaman bagi penumpang wanita saat menggunakan transportasi umum.

Namun dalam kejadian tersebut, gerbong khusus perempuan justru berada pada posisi paling rawan saat tabrakan terjadi. Kondisi ini dinilai perlu menjadi bahan evaluasi penting dalam penataan rangkaian kereta maupun sistem pengamanan perjalanan.

BACA JUGA:Isu Oversupply Guru Disorot, Pakar Sebut Masalah Utama Ada pada Ketimpangan Distribusi

BACA JUGA:Skema Baru Magang Nasional Perusahaan Akan Ikut Biayai Uang Saku Peserta

Meski demikian, AHY menegaskan bahwa fokus utama pemerintah bukan pada perbedaan kategori penumpang, melainkan bagaimana membangun sistem transportasi yang aman bagi semua orang.

“Laki-laki dan perempuan sama saja, tidak boleh menjadi korban dalam insiden apa pun,” tegas AHY.

BACA JUGA:Obesitas Sejak Usia Muda Tingkatkan Risiko Kematian Dini, Ini Temuan Studi Terbaru

Sumber: