Harga MinyaKita Naik Jadi Rp 20 Ribu per Liter, Cabai Justru Turun

Harga MinyaKita Naik Jadi Rp 20 Ribu per Liter, Cabai Justru Turun

Harga MinyaKita Naik Jadi Rp 20 Ribu per Liter, Cabai Justru Turun--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Harga minyak goreng subsidi merek MinyaKita di Palembang mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga MinyaKita kini mencapai Rp 20.000 per liter, padahal sebelumnya masih berada di kisaran Rp 17.500 per liter.

Berdasarkan pantauan di Pasar KM 5, kenaikan harga minyak goreng subsidi tersebut mulai dikeluhkan pedagang maupun pembeli karena selisih harganya sudah mendekati minyak goreng nonsubsidi.

BACA JUGA:BI Prediksi Ekonomi Sumsel Melambat Menjelang Idul Adha 2026, Dipicu Tekanan Global

BACA JUGA:PIP Kemendikdasmen Mei 2026 Cair, Ini Syarat Penerima hingga Cara Cek Bantuan

Salah satu pedagang sembako, Budi mengatakan kenaikan harga MinyaKita dipengaruhi sulitnya mendapatkan stok dari distributor.

“MinyaKita naik, kemarin Rp17.500 per liter, sekarang sudah Rp20.000 per liter, sudah hampir seperti harga minyak goreng lain,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

BACA JUGA:Edarkan Pil Ekstasi Logo WhatsApp, Pemuda 22 Tahun Diciduk Polisi Lubuklinggau

BACA JUGA:Banjir Parah di Muratara Rendam Ribuan Rumah, Lima Jembatan Dilaporkan Putus

Di tengah naiknya harga minyak goreng, sejumlah komoditas cabai di pasar tradisional justru mengalami penurunan harga.

Pedagang sayur di Pasar KM 5, Teteh menyebut harga cabai merah keriting turun dari Rp44.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara cabai rawit yang sebelumnya Rp60.000 per kilogram kini turun menjadi Rp52.000 per kilogram.

BACA JUGA:Ngadiono, Korban Selamat Bus ALS, Jalani Perawatan di RS Bhayangkara Palembang

BACA JUGA:Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, Korban Jiwa Bertambah Menjadi 17

Selain itu, harga cabai jengki juga turun dari Rp60.000 menjadi Rp52.000 per kilogram. Sedangkan cabai setan mengalami penurunan dari Rp65.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

“Harga cabai sekarang sering naik turun, tapi untuk sekarang memang sedang turun,” katanya.

Sumber: