Ruko Mie Ayam Siantar di Lubuklinggau Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp. 150 Juta

Ruko Mie Ayam Siantar di Lubuklinggau Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp. 150 Juta

Ruko Mie Ayam Siantar di Lubuklinggau Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp. 150 Juta--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah toko (ruko) penjual mie ayam di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kiri, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Senin dini hari (11/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

BACA JUGA:Bobol Warung Buah Tengah Malam, Pria di Lubuklinggau Ditangkap Polisi

BACA JUGA:Pemprov Sumsel Rampungkan 17 Jembatan di Delapan Daerah, Herman Deru: Percepat Konektivitas dan Ekonomi

Ruko milik Kristian Apat (27), yang dikenal sebagai penjual Mie Ayam Siantar, hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Kobaran api dengan cepat melahap bangunan satu lantai itu hingga menyebabkan sebagian besar isi ruko tidak dapat diselamatkan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden silamparitv.disway.id/listtag/2452/kebakaran">kebakaran ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp. 150 juta.

BACA JUGA:Polisi Tangkap Kurir Narkoba di Musi Rawas, Bawa 2 Kg Sabu dan Puluhan Ekstasi

BACA JUGA:Banjir di Muratara Belum Surut, Puluhan Ribu Warga dan Ribuan Rumah Masih Terdampak

Berdasarkan informasi dari Pusdalops-PB Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, petugas menerima laporan dari warga sekitar saat api mulai membesar. Setelah mendapatkan informasi tersebut, sejumlah armada pemadam langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Beberapa unit yang dikerahkan dalam proses pemadaman antara lain Unit 06 Utara, Unit 07 Utara, Unit 05 Timur, Unit 04 Barat, dan Unit 03 Selatan. Petugas berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

BACA JUGA:Rumah Warga di Lubuklinggau Dibobol Saat Ditinggal Mudik, Tiga Remaja Diamankan Polisi

BACA JUGA:Bansos BPNT Tahap 2 Mulai Cair Mei 2026, Berikut Cara Cek Penerima dan Besaran Bantuan

Selain melakukan pemadaman, petugas juga berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif pascakejadian.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Warga pun diimbau agar lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi listrik maupun peralatan memasak guna mengantisipasi terjadinya kebakaran, terutama saat malam hingga dini hari.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.

Sumber: