Bapenda Sumsel Gencar Ingatkan Wajib Pajak, Ribuan Kendaraan Ditemukan Menunggak
Bapenda Sumsel Gencar Ingatkan Wajib Pajak, Ribuan Kendaraan Ditemukan Menunggak--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan terus menggencarkan upaya peningkatan kepatuhan pajak kendaraan bermotor melalui program Siguntang Menyapa. Dalam kegiatan yang digelar rutin setiap Selasa, petugas turun langsung ke sejumlah titik keramaian untuk mengingatkan pemilik kendaraan yang pajaknya mendekati jatuh tempo maupun telah melewati masa tenggang.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan memasang hang tag atau label pengingat pada kendaraan masyarakat yang terparkir di sejumlah lokasi strategis seperti Palembang Square, Palembang Icon, hingga kolam renang Lumban Tirta.
BACA JUGA:Nyeri Haid Bikin Aktivitas Terganggu? Ini 6 Cara Efektif Meredakan Sakit Perut Saat Menstruasi
BACA JUGA:WFH ASN Sumsel Dinilai Efektif, Penggunaan BBM Kendaraan Dinas Turun 18 Persen
Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumatera Selatan, Achmad Rizwan mengatakan program ini merupakan langkah jemput bola untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tepat waktu.
“Ini merupakan kegiatan kedua setelah diluncurkan Gubernur Sumsel Herman Deru. Melalui Siguntang Menyapa, kami hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di pusat aktivitas seperti mal, pasar, hingga perkantoran,” ujar Rizwan, Selasa (5/5/2026).
BACA JUGA:Peringati Hari Buruh, PLN Bengkulu Perkuat Garda Terdepan Pengamanan untuk Jaga Keandalan Listrik
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel bersama Jasa Raharja serta Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel.
Bapenda Sumsel menargetkan lebih banyak lokasi strategis dalam pelaksanaan berikutnya. Selain pusat perbelanjaan dan kawasan ramai masyarakat, sasaran juga mencakup kantor pemerintahan, pasar, restoran, rumah sakit, hingga perusahaan swasta maupun BUMN dan BUMD.
“Kantor pemerintahan di pemprov dan pemkab/pemkot juga akan disasar. Kemudian pasar, restoran, rumah sakit, hingga kantor perusahaan swasta, BUMD, dan BUMN,” katanya.
BACA JUGA:PLN Teken Kontrak Listrik 18,7 MVA dengan PT SPF, Perkuat Akselerasi Industri di Ogan Ilir
BACA JUGA:PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa
Rizwan menjelaskan, pendekatan langsung di lapangan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pajak kendaraan bermotor sebagai salah satu sumber pembangunan daerah.
Sumber: