Ponsel Bisa Jadi Sarang Bakteri, Tingkatkan Risiko Infeksi Pencernaan
Ponsel Bisa Jadi Sarang Bakteri, Tingkatkan Risiko Infeksi Pencernaan--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Ponsel yang digunakan sehari-hari dan sering disentuh di berbagai tempat dapat menjadi media penumpukan berbagai kontaminasi bakteri serta mikroorganisme berbahaya. Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko infeksi dan gangguan kesehatan secara menyeluruh.
BACA JUGA:Polisi Amankan Pelaku Penusukan di Kawasan Pasar Inpres Lubuklinggau
BACA JUGA:Rekrutmen Bintara TNI AU 2026 Gelombang II Dibuka Mei, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Mengutip laporan Hindustan Times pada Senin (11/5), ahli gastroenterologi di CMRI Kolkata, India, Saswata Chatterjee menjelaskan bahwa ponsel terus-menerus terpapar kuman karena sering dibawa ke berbagai tempat dan diletakkan di banyak permukaan yang belum tentu bersih.\
“Penelitian telah menemukan bahwa layar ponsel biasanya mengandung lebih banyak bakteri daripada permukaan meja dapur, dudukan toilet, atau gagang pintu umum karena bersentuhan langsung dengan tangan, wajah, tas, dan banyak permukaan lain yang kita temui selama aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
BACA JUGA:BYD Atto 1 Versi Terbaru Resmi Meluncur, Kini Dibekali LiDAR dan Fitur Autopilot
BACA JUGA:Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS Diserahkan ke Keluarga di RS Bhayangkara
Menurutnya, kontaminasi bakteri pada ponsel terjadi karena kebiasaan pengguna yang jarang membersihkan perangkat atau mencuci tangan setelah memegang ponsel. Hal ini berbeda dengan kebiasaan mencuci tangan setelah menyentuh fasilitas umum lainnya.
Seiring waktu, lapisan bakteri dan kuman dapat berpindah ke wajah saat menerima panggilan atau ke tangan ketika pengguna mengoperasikan ponsel, termasuk saat makan. Kondisi ini dapat berdampak pada masalah kesehatan, terutama pada sistem pencernaan.
“Ini meningkatkan risiko kita terkena berbagai jenis infeksi yang mungkin termasuk keracunan makanan atau 'flu perut', serta diare, mual, muntah, dan jenis infeksi usus lainnya,” kata Chatterjee.
BACA JUGA:Sony Xperia 1 VIII Resmi Dirilis, Andalkan Kamera AI dan Desain ORE yang Lebih Premium
BACA JUGA:Instagram Hadirkan Fitur Instants, Konten Spontan yang Hilang Otomatis dalam 24 Jam
Ia juga menambahkan bahwa ponsel lebih rentan terhadap kontaminasi pada kondisi cuaca lembap seperti musim panas dan musim hujan. Kelembapan tinggi dapat mempercepat pertumbuhan bakteri sehingga risiko kesehatan menjadi lebih besar.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Chatterjee menyarankan langkah pencegahan seperti membersihkan ponsel secara rutin menggunakan tisu disinfektan berbahan alkohol atau cairan khusus perangkat elektronik.
Sumber: