Prabowo Pastikan Program MBG Berlanjut, Tegaskan Penyaluran Harus Bebas Penyimpangan
Prabowo Pastikan Program MBG Berlanjut, Tegaskan Penyaluran Harus Bebas Penyimpangan--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Namun, ia menegaskan pelaksanaan program tersebut harus berjalan tertib dan bebas dari praktik penyelewengan.
BACA JUGA:BKSDA Sumsel Cek Lokasi Serangan Beruang di Musi Rawas, Warga Diminta Waspada
BACA JUGA:3 Pelaku Pengeroyokan dan Penembakan di Musi Rawas Ditangkap, Motif Rebutan Armada Truk CPO
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri agenda Panen Raya Jagung dan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan,” tegas Prabowo.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Buka Peluang Truk Batu Bara Melintas Sementara, Syaratnya Bangun Jalur Khusus
Menurutnya, program MBG memiliki dampak besar bagi masyarakat, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga dalam menggerakkan perekonomian daerah. Program tersebut dinilai dapat terhubung dengan berbagai sektor produktif, termasuk pertanian, perikanan, hingga penguatan Koperasi Merah Putih.
BACA JUGA:Cara Cek Penerima PIP Termin 2 2026, Ini Syarat dan Besaran Dana yang Cair
BACA JUGA:Duka di Muratara, Satu Anak Hilang Ditemukan Meninggal Dunia, Satu Lagi Masih Dalam Pencarian
Prabowo menyebut keberadaan MBG menjadi program strategis yang dapat memperkuat desa-desa produktif dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
“MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, desa nelayan, ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita,” ujarnya.
Ia optimistis Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan nasional meski kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program MBG terus meningkat. Menurutnya, sektor pertanian dan peternakan nasional memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan beras, jagung, hingga protein hewani.
Sumber: