Polres Musi Rawas Bergerak Cepat Tangani Ancaman Beruang Madu di Sukakarya
Polres Musi Rawas Bergerak Cepat Tangani Ancaman Beruang Madu di Sukakarya--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Menindaklanjuti laporan serangan satwa liar berupa beruang madu terhadap warga, jajaran Polsek Jayaloka bersama tim gabungan melakukan survei lokasi dan pengecekan area rencana pemasangan perangkap di Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Selasa (19/5/2026).
BACA JUGA:Prabowo Pastikan Program MBG Berlanjut, Tegaskan Penyaluran Harus Bebas Penyimpangan
BACA JUGA:BKSDA Sumsel Cek Lokasi Serangan Beruang di Musi Rawas, Warga Diminta Waspada
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat penanganan konflik satwa liar sekaligus upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat setelah insiden serangan beruang madu yang menyebabkan seorang warga mengalami luka serius beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:3 Pelaku Pengeroyokan dan Penembakan di Musi Rawas Ditangkap, Motif Rebutan Armada Truk CPO
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Buka Peluang Truk Batu Bara Melintas Sementara, Syaratnya Bangun Jalur Khusus
Kegiatan lapangan dipimpin langsung Wakapolsek Jayaloka, Ipda Romadoni bersama personel Polpos Sukakarya. Tim gabungan juga melibatkan personel Koramil Jayaloka, Pemerintah Kecamatan Sukakarya, Pemerintah Desa Ciptodadi I, Tim BKSDA/Kementerian Kehutanan wilayah Kabupaten Lahat, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga warga setempat.
BACA JUGA:Cara Cek Penerima PIP Termin 2 2026, Ini Syarat dan Besaran Dana yang Cair
BACA JUGA:Duka di Muratara, Satu Anak Hilang Ditemukan Meninggal Dunia, Satu Lagi Masih Dalam Pencarian
Sebelum menuju lokasi perkebunan warga, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan di Kantor Desa Ciptodadi I sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu tim bergerak menuju titik lokasi yang diduga menjadi area lintasan dan sarang beruang madu.
Di lokasi, petugas melakukan penyisiran area perkebunan guna mencari jejak kaki, cakaran, dan tanda-tanda keberadaan satwa liar. Selain itu, tim juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang dinilai strategis untuk pemasangan perangkap yang telah disiapkan oleh Tim BKSDA Kabupaten Lahat.
Tak hanya melakukan survei, petugas gabungan juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun, terutama pada waktu rawan kemunculan satwa liar. Warga diminta tidak pergi sendirian ke area perkebunan dan segera melapor apabila melihat keberadaan beruang madu di sekitar permukiman atau kebun.
Sumber: