Studi Ungkap Sejumlah Pengawet Makanan Kemasan Berkaitan dengan Risiko Hipertensi dan Stroke

Studi Ungkap Sejumlah Pengawet Makanan Kemasan Berkaitan dengan Risiko Hipertensi dan Stroke

Studi Ungkap Sejumlah Pengawet Makanan Kemasan Berkaitan dengan Risiko Hipertensi dan Stroke--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Sebuah studi terbaru dari peneliti di Prancis mengungkap adanya kaitan antara konsumsi bahan pengawet dalam makanan kemasan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung, hingga stroke. Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal European Heart Journal.

BACA JUGA:Penggerebekan Judi Sabung Ayam di Musi Rawas Berlangsung Ricuh, 7 Orang Diamankan

Penelitian itu menemukan bahwa konsumsi beberapa jenis bahan pengawet tertentu berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi hingga 29 persen. Selain itu, risiko serangan jantung dan stroke juga disebut meningkat sekitar 16 persen pada kelompok yang lebih sering mengonsumsi makanan dengan kandungan pengawet tersebut.

BACA JUGA:Hutama Karya Pastikan Layanan Tol di Sumatera Tetap Beroperasi Meski Blackout

BACA JUGA:Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban 850 Kilogram untuk Warga Lubuklinggau

Tak hanya pengawet sintetis, pengawet antioksidan seperti asam sitrat dan asam askorbat atau vitamin C tambahan juga ikut disorot dalam penelitian ini. Kandungan tersebut dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi sebesar 22 persen.

Penulis senior studi, Mathilde Touvier, menjelaskan bahwa vitamin C alami dari buah dan sayuran berbeda dengan asam askorbat tambahan yang diproduksi secara kimia untuk kebutuhan industri pangan.

“Zat yang ditemukan secara alami dalam buah dan sayur tidak sama dengan bentuk tambahan yang digunakan sebagai pengawet makanan,” ujarnya.

BACA JUGA:Pengumuman SNBT 2026 Resmi Dibuka, Berikut Cara Cek dan Daftar Link PTN Mirror

BACA JUGA:Ribuan Slankers Padati Jakabaring, Konser Slank di Palembang Berlangsung Meriah

Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 112 ribu peserta di Prancis yang dipantau pola makannya sejak tahun 2009. Para peserta diminta mencatat makanan dan minuman yang dikonsumsi, termasuk merek produk, sehingga peneliti dapat menganalisis kandungan bahan pengawet di dalamnya.

Dari hasil penelitian, terdapat beberapa bahan pengawet yang paling sering dikaitkan dengan risiko hipertensi. Salah satunya adalah sodium nitrite yang umum digunakan pada produk daging olahan seperti:

  • Bacon
  • Ham
  • Sosis

BACA JUGA:Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Profesional, Kalapas Narkotika Muara Beliti Berikan Penguatan Zero HALINAR

BACA JUGA:Usai Isi BBM, Motor di Lubuklinggau Mendadak Terbakar di Dekat SPBU

Sumber:

Berita Terkait