Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Jabatan Adalah Amanah untuk Mengabdi dan Melayani Bangsa
--
SILAMPARITV.CO.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, melantik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Plaza Insan Berprestasi. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa jabatan yang diraih bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai aparatur negara yang mengemban amanah untuk melayani masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam arahannya, Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, amanah jabatan tidak selalu mudah dijalankan, namun harus ditunaikan dengan ketulusan, kesungguhan, dan dedikasi yang tinggi demi kepentingan publik.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan pengabdian sebagai bagian dari ibadah serta terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Para aparatur negara diharapkan mampu menjadi pribadi yang profesional, berintegritas, dan senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
BACA JUGA:Soal PAS/SAS/UAS Kimia Kelas 11 SMA Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
Pada kesempatan tersebut, Mendikdasmen kembali menekankan pentingnya penerapan budaya kerja RAMAH dan SANTUN di lingkungan Kemendikdasmen. Budaya RAMAH mencerminkan sikap responsif, akuntabel, melayani, adaptif, dan harmonis, sedangkan budaya SANTUN menjadi landasan dalam membangun hubungan kerja yang saling menghormati, menghargai, dan mendukung satu sama lain.
Menurutnya, Kemendikdasmen harus menjadi institusi yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan, peradaban, dan akhlak mulia. Oleh karena itu, seluruh pegawai dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan profesionalisme, serta menghadirkan kinerja yang akuntabel dalam setiap pelaksanaan tugas.
Abdul Mu’ti juga mengajak seluruh aparatur untuk membangun budaya kerja yang dilandasi semangat saling asah, saling asuh, dan saling asih. Dengan budaya tersebut, lingkungan kerja diharapkan menjadi tempat yang nyaman, produktif, dan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional.
Menutup arahannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh insan pendidikan. Ia mengajak seluruh pegawai untuk bersama-sama berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang bermartabat serta mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
Sumber: