Usia 30-an Rentan Fatty Liver, Penyakit Diam-Diam yang Sering Tidak Disadari
Usia 30-an Rentan Fatty Liver, Penyakit Diam-Diam yang Sering Tidak Disadari--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Penyakit perlemakan hati atau fatty liver kini menjadi salah satu gangguan kesehatan yang semakin sering ditemukan, terutama pada kelompok usia produktif. Kondisi ini kerap dijuluki sebagai silent disease karena berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal, sehingga banyak penderita tidak menyadari adanya masalah pada organ hati mereka.
BACA JUGA:Toyota Veloz 1.5 V Hybrid 2026 Resmi Hadir, Ini Perkiraan Harga dan Tampilan Terbarunya
BACA JUGA:Lebih dari Setengah Juta ARMY “War” Tiket Konser BTS Jakarta Hari Pertama
Fatty Liver Bisa Berkembang Tanpa Tanda Awal
Menurut dokter spesialis penyakit dalam Prof. Dr. dr. Rino Alvani Gani, SpPD-KGEH, fatty liver pada umumnya tidak menunjukkan gejala yang khas di fase awal. Hal ini membuat banyak orang baru mengetahui kondisinya saat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau ketika sudah terjadi gangguan yang lebih serius.
“Pada tahap awal biasanya tidak ada keluhan berarti. Kalau sudah muncul nyeri di area hati, itu justru perlu diwaspadai karena bisa jadi kondisinya sudah lebih lanjut,” jelasnya.
Keluhan seperti rasa tidak nyaman atau berat di perut memang bisa saja muncul, namun biasanya menandakan kondisi yang sudah berkembang ke tahap yang lebih serius, bukan fase awal.
BACA JUGA: Bembi Perdana Perkuat Pembangunan Dapil 8 : Usulkan Talud, Jalan dan Revitalisasi Pasar
BACA JUGA:Antrean Panjang BBM Jadi Sorotan, Wali Kota Lubuklinggau Lakukan Sidak SPBU
Usia Produktif Jadi Kelompok Paling Banyak Terdampak
Yang cukup mengkhawatirkan, kasus fatty liver tidak hanya menyerang usia lanjut. Prof Rino menyebutkan bahwa banyak kasus justru ditemukan pada kelompok usia 30 hingga 50 tahun yang masih tergolong produktif.
Bahkan, pada kondisi tertentu, anak muda di bawah usia 20 tahun juga bisa mengalami fatty liver, terutama jika memiliki riwayat obesitas sejak kecil.
“Kalau dari kecil sudah obesitas, risiko fatty liver bisa muncul lebih cepat,” tambahnya.
BACA JUGA:Keluarga Bocah SD Korban Penganiayaan di Muratara Belum Mau Berdamai, Tunggu Kondisi Pulih
Sumber:
