Benarkah Pakai Pertalite Bikin Motor Brebet? Ini Penjelasan Ahlinya!

Benarkah Pakai Pertalite Bikin Motor Brebet? Ini Penjelasan Ahlinya!

--

SILAMPARITV.CO.ID - Belakangan ini banyak pengendara beralih dari Pertamax ke Pertalite karena selisih harga yang cukup jauh. Namun, muncul anggapan bahwa penggunaan BBM beroktan RON 90 tersebut dapat membuat sepeda motor menjadi brebet.

BACA JUGA:Toyota Kijang Innova Masih Rajai Pasar! Ini Daftar 10 Mobil Terlaris di Indonesia Juni 2026

BACA JUGA:Honda Fit Makin Sporty! Mugen Rilis Paket Aksesori Baru, Tampil Agresif dengan Sentuhan Racing

Lalu, benarkah demikian?

Menurut Endro Sutarno, People & Technical Development SiTEPAT, penggunaan Pertalite tidak serta-merta menyebabkan motor menjadi brebet, selama bahan bakar yang digunakan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

BACA JUGA:Isuzu Ingatkan Pemilik Kendaraan Diesel Lebih Disiplin Servis Berkala Saat Era Biodiesel B50

BACA JUGA:AHM Cetak Sejarah! Produksi Sepeda Motor Honda Tembus 100 Juta Unit di Indonesia

Ia menjelaskan, jika motor mengalami brebet, penyebabnya belum tentu berasal dari jenis bahan bakar. Masalah tersebut bisa dipengaruhi berbagai faktor, seperti kondisi sistem injeksi, filter bahan bakar, busi, hingga kualitas BBM yang digunakan.

BACA JUGA:Musim Kemarau dan Macet, Jangan Abaikan Kondisi Oli Mesin Kendaraan

BACA JUGA:Baojun Yep Plus Berpotensi Masuk Indonesia, SUV Listrik Bergaya Boxy Siap Tantang Jimny dan Chery J6

Meski begitu, Endro mengakui bahwa penggunaan Pertalite pada motor yang direkomendasikan menggunakan BBM dengan RON lebih tinggi memang dapat menyebabkan performa sedikit menurun. Efek yang paling terasa biasanya ada pada akselerasi yang menjadi kurang responsif, namun penurunannya tidak signifikan dan tidak langsung merusak mesin.

BACA JUGA:Jangan Tunggu Mesin Kasar! Ini Waktu Ideal Ganti Oli Motor, Harga Pelumas Juli 2026 Ikut Naik Berikut Harganya

BACA JUGA:Jangan Abaikan! Begini Cara Cek Tilang ETLE agar STNK Tidak Terblokir

Menurutnya, pabrikan kendaraan telah mempertimbangkan berbagai kemungkinan penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan lebih rendah sehingga tidak serta-merta menyebabkan kerusakan serius pada mesin.

BACA JUGA:Deepal S05 Punya Bodykit Sporty! Tampilan Makin Agresif, Harganya Sekitar Rp9,6 Juta

BACA JUGA:Harga BBM per 1 Juli 2026 Turun, Shell, BP, dan Pertamina Kompak Sesuaikan Tarif Diesel

Yang terpenting adalah pemilik kendaraan tetap rutin melakukan servis berkala. Sebab, penggunaan BBM dengan RON lebih rendah dalam jangka waktu tertentu dapat memicu terbentuknya kerak karbon di ruang bakar maupun pada sistem injeksi. Jika dibiarkan tanpa perawatan, kondisi tersebut bisa memengaruhi performa mesin.

BACA JUGA:Cuma Segini! Harga Toyota Avanza Bekas 2019 yang Masih Banyak Dicari

Karena itu, pengendara tidak perlu khawatir berlebihan saat menggunakan Pertalite, asalkan BBM dibeli dari SPBU resmi dan kendaraan selalu mendapatkan perawatan sesuai jadwal. Dengan perawatan yang baik, performa mesin tetap dapat terjaga dan usia kendaraan pun lebih panjang

Sumber: