BPJS Kesehatan Luncurkan Program Lanuri, Perluas Akses Layanan JKN hingga Wilayah 3T
--
SILAMPARITV.CO.ID - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memperluas akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) melalui peluncuran program Layanan Ujung Negeri (Lanuri)Program yang merupakan bagian dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan ini dilaksanakan secara serentak di 558 titik kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
BACA JUGA:Seru dan Gratis! Ikuti Cardio Dance di Wellnest Festival Vol.2, Cocok untuk Pemula
BACA JUGA:Pekerja Wajib Tahu, Cara Daftarkan Keluarga Tambahan agar Masuk Tanggungan JKN
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan Lanuri bertujuan mendekatkan layanan administrasi JKN kepada masyarakat yang masih menghadapi kendala akses geografis maupun keterbatasan infrastruktur digital.Program Lanuri mengoptimalkan dua layanan utama, yaitu Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (Viola) serta BPJS Keliling. Dari total 558 titik layanan, sebanyak 9 17titik memberikan layanan melalui BPJS Keliling, sementara 379 titik lainnya memanfaatkan layanan Viola berbasis video conference.
BACA JUGA:Slow Jogging Viral! Tren Lari Santai dari Korea Selatan yang Disebut Baik untuk Kesehatan
BACA JUGA:Pencairan Dana Tambahan Rp20 Triliun BPJS Kesehatan Masih Terkendala Regulasi, Pemerintah Siapkan PP
Melalui layanan Viola, masyarakat dapat memperoleh informasi kepesertaan, mengurus administrasi JKN, melakukan perubahan data, hingga menyampaikan pengaduan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.Sepanjang Januari hingga Mei 2026, BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 218.729 pemanfaatan layanan Viola. Layanan ini paling banyak digunakan di puskesmas, terutama untuk informasi kepesertaan dan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Peserta dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) menjadi kelompok yang paling banyak memanfaatkan layanan tersebut.
BACA JUGA:WHO Peringatkan Kasus Kanker Global Bisa Tembus 35 Juta per Tahun pada 2050
BACA JUGA:Jangan Duduk Terlalu Lama! Kebiasaan Ini Dikaitkan dengan Meningkatnya Risiko Kematian Akibat Kanker
Meski terus mendorong transformasi digital, BPJS Kesehatan tetap mengoptimalkan layanan jemput bola melalui BPJS Keliling untuk menjangkau masyarakat di daerah yang masih memiliki keterbatasan jaringan komunikasi, akses internet, dan literasi digital.Dalam kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan juga mengungkapkan bahwa capaian Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi telah mencapai 91,53 persen, termasuk penguatan layanan JKN di wilayah 3T, pengembangan program P-Care MBG, serta penguatan sistem intelligence claim guna mencegah potensi kecurangan (fraud) dalam penyelenggaraan JKN.
Sumber: