Indonesia Bersinar! Empat Tambang Batu Bara Nasional Masuk 10 Terbesar di Dunia

Indonesia Bersinar! Empat Tambang Batu Bara Nasional Masuk 10 Terbesar di Dunia

Indonesia Bersinar! Empat Tambang Batu Bara Nasional Masuk 10 Terbesar di Dunia-- ist

SILAMPARITV.CO.ID - Batu bara mungkin menjadi salah satu sumber energi yang paling banyak diperdebatkan di era modern. Di satu sisi, dunia terus mendorong transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Namun di sisi lain, batu bara masih menjadi tulang punggung pasokan listrik di berbagai negara karena ketersediaannya yang melimpah dan biaya produksinya yang relatif rendah.

Sejarah penggunaan batu bara telah berlangsung selama ribuan tahun. Peradaban Romawi memanfaatkannya untuk memanaskan pemandian umum, sementara masyarakat Tiongkok telah melakukan penambangan batu bara secara sistematis sejak sekitar 1.600 SM. Penggunaan batu bara semakin masif ketika Revolusi Industri melahirkan mesin uap yang menjadi penggerak utama industrialisasi dunia.

Hingga saat ini, batu bara masih menyumbang porsi penting dalam bauran energi global. Tidak mengherankan jika sejumlah negara berlomba mengoptimalkan produksi tambang batu bara mereka untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun pasar ekspor.

BACA JUGA:Honor X7e Plus 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.100 mAh dan Fitur AI Canggih

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Pangkalpinang Hadapi Tantangan Keuangan JKN, Biaya Layanan Terus Melampaui Pendapatan Iuran

Berdasarkan data produksi tahun 2023, berikut 10 tambang batu bara terbesar di dunia yang menunjukkan dominasi Amerika Serikat, India, hingga Indonesia dalam industri pertambangan global.

1. Tambang Black Thunder, Amerika Serikat

Tambang Black Thunder yang berada di Wyoming menjadi tambang batu bara terbesar di dunia dengan produksi mencapai sekitar 62,68 juta ton pada 2023. Tambang milik Arch Resources ini mulai beroperasi sejak 1977 dan terkenal memiliki alat berat raksasa bernama Ursa Major.

Black Thunder menghasilkan batu bara sub-bituminus berkadar sulfur rendah yang banyak digunakan untuk pembangkit listrik karena proses pembakarannya lebih efisien.

2. Tambang Gevra, India

India menempatkan Tambang Gevra di posisi kedua dengan produksi sekitar 60 juta ton sepanjang 2023. Tambang yang dikelola South Eastern Coalfields ini berada di distrik Korba, Chhattisgarh.

Pemerintah India bahkan telah memberikan izin peningkatan kapasitas produksi hingga 70 juta ton per tahun. Tambang yang beroperasi sejak 1981 ini diproyeksikan masih aktif hingga 2036.

3. Tambang North Antelope Rochelle, Amerika Serikat

North Antelope Rochelle memproduksi sekitar 56,25 juta ton batu bara pada 2023. Selain menjadi salah satu tambang terbesar dunia, lokasi ini juga memiliki cadangan batu bara terbesar yang belum ditambang.

Sumber:

Berita Terkait