Cara Mengasuh Anak dengan AI ala Bos OpenAI Tuai Sorotan, Netizen Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua

Cara Mengasuh Anak dengan AI ala Bos OpenAI Tuai Sorotan, Netizen Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua

Cara Mengasuh Anak dengan AI ala Bos OpenAI Tuai Sorotan, Netizen Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua-- ist

SILAMPARITV.CO.ID - Gagasan CEO OpenAI Sam Altman mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam kehidupan keluarga memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah warganet hingga tokoh publik menilai usulan tersebut berpotensi mengurangi interaksi langsung antara orang tua dan anak apabila diterapkan secara berlebihan.

Dalam sebuah unggahan yang dibagikan melalui media sosial, Altman menjelaskan bagaimana AI seperti ChatGPT dapat dimanfaatkan untuk membantu aktivitas keluarga setiap hari. Namun, alih-alih mendapat sambutan positif, ide tersebut justru menuai kritik karena dianggap terlalu mengandalkan teknologi dalam membangun hubungan dengan anak.

BACA JUGA:Oppo A7 Pro Max Resmi Meluncur, Jadi HP Pertama Oppo dengan Baterai 10.000 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5

BACA JUGA:Jaring Talenta Terbaik, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Laksanakan Seleksi Peserta Magang

AI Disebut Bisa Menjadi Asisten Keluarga

Dalam penjelasannya, Sam Altman menyarankan agar orang tua menghubungkan kalender keluarga serta memasukkan berbagai informasi mengenai aktivitas dan minat anak ke dalam sistem AI.

Dengan cara tersebut, AI dapat menyusun rangkuman informasi setiap pagi yang berisi agenda keluarga, pertandingan olahraga anak, ulang tahun anggota keluarga, hingga berita yang sesuai dengan minat mereka.

Menurut Altman, fitur semacam itu dapat membantu keluarga memulai hari dengan informasi yang lebih terorganisasi sekaligus menghemat waktu.

Warganet Nilai Peran Orang Tua Tidak Bisa Digantikan

Meski terdengar praktis, banyak pengguna media sosial menilai ide tersebut kurang tepat jika digunakan sebagai pengganti komunikasi langsung antara orang tua dan anak.

Berbagai komentar bermunculan yang menekankan bahwa momen berbincang saat mengantar anak ke sekolah merupakan kesempatan penting untuk mempererat hubungan keluarga.

Banyak yang berpendapat bahwa teknologi seharusnya menjadi alat bantu, bukan mengambil alih peran emosional yang hanya bisa diberikan oleh manusia.

BACA JUGA:Bangun Kesamaan Persepsi, Lapas Narkotika Muara Beliti Ikuti Coffee Morning Aparat Penegak Hukum

BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti dan Kemenag Musi Rawas Perkuat Sinergitas Pembinaan Rohani Warga Binaan

Sumber: