Pegawai Minimarket di Lubuklinggau Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Pegawai Minimarket di Lubuklinggau Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

Pegawai Minimarket di Lubuklinggau Diduga Jadi Korban Pengeroyokan-- ist

SILAMPARITV.CO.ID - Sebuah video yang memperlihatkan keributan di depan sebuah minimarket di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pegawai minimarket diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah rekan kerjanya usai jam operasional toko.

Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Video yang beredar memperlihatkan suasana ricuh ketika beberapa orang terlibat dalam aksi perkelahian. Keributan akhirnya berhasil dihentikan setelah warga sekitar bersama adik korban turun tangan melerai kedua belah pihak.

BACA JUGA:Meta Luncurkan Muse Code, Agen AI Coding Baru yang Siap Tantang Claude Code dan Codex OpenAI

BACA JUGA:Spider-Man: Brand New Day Kuasai Box Office China, Geser Film Stephen Chow hingga Pecahkan Rekor IMAX

Korban Melapor ke Polisi

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan sedang dalam proses penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Aiptu Erwinsyah, membenarkan adanya laporan yang diterima dari korban.

Menurutnya, korban merupakan seorang pegawai minimarket berinisial I, sedangkan pihak yang dilaporkan adalah seorang kepala gudang di minimarket yang sama berinisial R.

"Pihak korban telah membuat laporan dan saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi untuk memastikan bagaimana sebenarnya peristiwa tersebut terjadi," ujar Erwinsyah, Kamis (6/8/2026).

Diduga Dikeroyok Sekitar 10 Orang

Dalam laporan yang disampaikan kepada penyidik, korban mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga melibatkan sekitar 10 orang.

Akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa jumlah pelaku maupun bentuk tindak pidana yang terjadi masih didalami melalui pemeriksaan saksi dan alat bukti lainnya.

Sumber:

Berita Terkait