Dua Pria Naik MX King Diduga Coba Begal Warga di Lubuklinggau, Polisi Cek TKP
Dua Pelaku Bawa Sajam Coba Begal Pengendara di Lubuklinggau, Korban Berteriak Minta Tolong--
SILAMPARITV.CO.ID - Aksi percobaan pembegalan kembali terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Dua orang pelaku diduga mengancam pengendara sepeda motor menggunakan senjata tajam saat melintas di kawasan Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Lokasi kejadian disebut berada di kawasan depan Kantor BNN Kota Lubuklinggau.
BACA JUGA:Jukir di Lubuklinggau Ditangkap Usai Diduga Perkosa Pelajar 16 Tahun, Rekannya Masih Diburu
BACA JUGA:Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Komering, Jasad Ditemukan 4 Km dari Lokasi Awal
Dalam kejadian itu, seorang pengendara bernama Ade diduga menjadi sasaran dua pelaku. Korban yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Sonic 150R seorang diri tiba-tiba dihadang dan diancam menggunakan senjata tajam.
Karena panik, korban terjatuh dari sepeda motornya. Ade kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Teriakan korban membuat warga berdatangan ke lokasi. Melihat situasi mulai ramai, kedua pelaku akhirnya memilih melarikan diri.
Sepeda motor milik korban tidak berhasil dibawa oleh pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Aiptu Erwinsyah, membenarkan adanya informasi mengenai dugaan percobaan pembegalan tersebut.
BACA JUGA:Herman Deru Jalan Kaki Cek Jalan Rusak di Muara Pinang, Perbaikan Bertahap Dilakukan
BACA JUGA:Rapi Pratama (9) Tenggelam di Sungai Komering, Tim SAR Sisir hingga 3 Kilometer
Menurutnya, setelah menerima informasi, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun ketika polisi tiba, korban dan warga sudah meninggalkan tempat kejadian.
"Korban belum membuat laporan karena motornya tidak berhasil dicuri pelaku. Meskipun begitu kita tetap melakukan penyelidikan terkait percobaan pembegalan tersebut," ujar Erwinsyah.
Dalam informasi lainnya, percobaan pembegalan juga dialami seorang pemuda bernama Reza di kawasan yang sama pada malam tersebut.
Sumber: