Petani di PALI Meregang Nyawa Usai Cekcok Soal Pelepah Sawit

Petani di PALI Meregang Nyawa Usai Cekcok Soal Pelepah Sawit

Kecepek Milik Korban Direbut, Petani PALI Tewas Ditembak di Dada. (Foto: Dok. Polres Pali)--

SILAMPARITV.CO.ID - Perselisihan terkait pelepah sawit berujung maut di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Seorang petani, Rahmat Sale (40), tewas setelah ditembak menggunakan senjata api rakitan jenis kecepek.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan perkebunan yang berada di Dusun II, Desa Sukadamai, Kecamatan Talang Ubi, PALI, pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA:Pencurian Getah Karet Resahkan Warga OKU, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

BACA JUGA:Cegah Gesekan, Forkopimda OKU dan OKU Timur Tinjau Tapal Batas

Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan seorang pria berinisial E (29) yang diduga terlibat dalam kematian Rahmat.

Kasat Reskrim Polres PALI Iptu Dobi Hariyandri Pratama, mewakili Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, mengatakan kejadian bermula saat korban berada di kebunnya.

Pada saat bersamaan, E datang ke lokasi dan mengambil pelepah sawit. Pelepah tersebut kemudian diletakkan di sekitar bibit sawit milik korban.

Tindakan tersebut rupanya dipermasalahkan Rahmat hingga terjadi pertengkaran antara keduanya.

“Setelah terjadi cekcok, terduga pelaku merebut senjata api rakitan jenis kecepek dari korban. Setelah berhasil merebutnya, pelaku kemudian menembakkan senjata tersebut satu kali ke arah dada kanan korban,” ujar Dobi.

Peluru mengenai bagian dada kanan Rahmat dan menembus hingga ke arah rusuk sebelah kiri. Korban kemudian meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ironisnya, senjata api rakitan yang digunakan dalam penembakan tersebut diduga merupakan kecepek milik korban sendiri.

BACA JUGA:Herman Deru Luncurkan Pelita Sumsel, Operasi Mata Gratis untuk Warga

BACA JUGA:Polda Sumsel Raih Capaian Nasional, Kakorbinmas Soroti Pangan Murah hingga Bawang Putih

Setelah kejadian, E meninggalkan lokasi. Namun, sekitar dua jam berselang, terduga pelaku mendatangi Piket Reskrim Polres PALI bersama dua orang saksi.

Sumber: