Polres Pagar Alam Serap Keluhan Warga Lewat Ngopi Dai, Bahas CCTV hingga Kemacetan
Ngopi Dai Polres Pagar Alam, Warga Talang Tinggi Minta Penerangan Jalan dan CCTV. (Foto: Dok. Polda Sumsel)--
SILAMPARITV.CO.ID - Polda Sumatera Selatan melalui Polres Pagar Alam kembali membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat. Kali ini, jajaran kepolisian menggelar program Ngobrol Pintar Dialog Aspirasi Interaktif (Ngopi Dai) di Dusun Talang Tinggi, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Kapolsek Pagar Alam Utara IPTU M. Dea Fajrul Falah, S.Tr.K.. Forum dialog juga melibatkan masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta insan pers.
BACA JUGA:Maling Bobol Brankas Wahana Permainan Anak di JM Lubuklinggau, Kerugian Rp50 Juta
BACA JUGA:Kepala BKPSDM Muratara Lukman Masuk Lapas Lubuklinggau, Tersangka Kasus Dugaan Pungli ASN
Ngopi Dai menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang terjadi di lingkungan mereka, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam pertemuan tersebut, warga Dusun Talang Tinggi menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan. Di antaranya, usulan pemasangan penerangan jalan serta kamera pengawas atau CCTV.
Selain persoalan fasilitas lingkungan, masyarakat turut menyampaikan kondisi lalu lintas di sejumlah titik. Jalan Pagar Agung menjadi perhatian karena dinilai memiliki potensi kecelakaan lalu lintas. Warga juga mengeluhkan kepadatan kendaraan di sekitar Simpang Telaga Biru, terutama ketika jam masuk sekolah.
Persoalan keamanan lainnya yang disampaikan warga adalah kebiasaan membawa senjata tajam yang dikhawatirkan dapat memicu gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.
Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperoleh informasi secara langsung mengenai persoalan yang terjadi di lapangan.
BACA JUGA:Terpisah dari Induk, Anak Kucing Kuwuk Ditemukan di Lahan Bekas Kebakaran Ogan Ilir
BACA JUGA:Petani di PALI Meregang Nyawa Usai Cekcok Soal Pelepah Sawit
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung aspirasi dan mengetahui persoalan yang dihadapi warga. Melalui Ngopi Dai, kami mengajak masyarakat membangun komunikasi yang baik dengan kepolisian dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Adam.
Ia mengajak masyarakat tidak pasif ketika menemukan adanya potensi gangguan keamanan. Menurutnya, informasi dari warga dapat membantu kepolisian mengambil langkah penanganan lebih cepat.
Masyarakat dapat menyampaikan informasi maupun laporan melalui Bhabinkamtibmas, Polsek, Polres, maupun layanan Call Center 110 Polri yang dapat digunakan tanpa biaya.
Sumber: