Warga SP 9 Nibung Muratara Geger, Bayi Ditemukan di Depan Mushola

Warga SP 9 Nibung Muratara Geger, Bayi Ditemukan di Depan Mushola

Warga SP 9 Nibung Muratara Geger, Bayi Ditemukan di Depan Mushola--

SILAMPARITV.CO.ID - Warga Desa SP 9, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di sekitar Mushola Pak Mukyat, Kamis (1/10/2026).

Bayi tersebut ditemukan warga setelah waktu Maghrib. Saat itu, warga yang hendak menuju mushola untuk melaksanakan salat mendengar suara tangisan dari sekitar lokasi.

BACA JUGA:Cegah Karhutla Sejak Dini, Polres OKU Selatan Turun Edukasi Masyarakat

BACA JUGA:Terpidana Korupsi APAR Muratara Bayar Denda Rp200 Juta, Kerugian Negara Masih Tersisa

Pada awalnya, suara tersebut diduga berasal dari anak kucing. Namun, setelah warga mencoba mencari sumber suara, mereka justru mendapati seorang bayi laki-laki berada di depan mushola.

Warga kemudian segera mendekati dan menyelamatkan bayi tersebut. Penemuan ini selanjutnya menjadi perhatian masyarakat sekitar dan informasi mengenai kejadian tersebut turut beredar melalui media sosial.

Dalam informasi yang beredar, pihak desa mengimbau kepada keluarga maupun kerabat yang merasa kehilangan atau mengetahui keberadaan orang tua bayi agar segera mendatangi lokasi atau menghubungi warga setempat.

BACA JUGA:Sering Disebut CPU? Ini 5 Istilah Komputer yang Ternyata Keliru

BACA JUGA:STNK Digital Resmi Hadir, Lupa Bawa STNK Fisik Tak Perlu Panik

Hingga informasi ini ditulis, identitas orang tua bayi serta pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut belum diketahui. Kronologi lengkap mengenai bagaimana bayi tersebut bisa berada di depan mushola juga masih menunggu penjelasan dari pihak terkait.

Warga diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait identitas maupun orang yang diduga bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan keluarga bayi tersebut diharapkan dapat menyampaikannya kepada pihak desa atau aparat terkait agar bayi tersebut dapat segera mendapatkan penanganan dan perlindungan yang semestinya.

Penanganan lebih lanjut diharapkan dapat dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan kondisi bayi sekaligus menelusuri kronologi penemuannya.

BACA JUGA:Terpisah dari Induk, Anak Kucing Kuwuk Ditemukan di Lahan Bekas Kebakaran Ogan Ilir

Sumber: