Niat Padamkan Api di Kebun, Warga Tulung Selapan OKI Ditemukan Meninggal
Niat Padamkan Api di Kebun, Warga Tulung Selapan OKI Ditemukan Meninggal--
SILAMPARITV.CO.ID - Upaya Fikri alias Kelik (51), warga Desa Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memadamkan kebakaran di kebun karet miliknya berakhir tragis.
Fikri ditemukan meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran lahan di kawasan Kebun Bunca, Desa Pulau Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Peristiwa tersebut dibenarkan Plt Sekcam Tulung Selapan, Efran Yosef. Ia mengatakan korban datang ke lokasi setelah mendapat informasi bahwa kebun miliknya terbakar.
Menurut Efran, Fikri kemudian berusaha memadamkan api bersama sejumlah rekannya. Namun, kondisi di lokasi cukup berbahaya karena api telah membesar dan kepulan asap memenuhi area perkebunan.
“Korban saat itu sedang memadamkan kebun karet miliknya. Korban pingsan di lokasi dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Efran, Minggu (4/10/2026).
BACA JUGA:Kabut Asap Selimuti Palembang, Ojol Pengidap Asma Meninggal Usai Alami Sesak Napas
BACA JUGA:Polisi Tangkap IRT Terduga Pencuri Brondolan Sawit PT Minanga Ogan, 2 DPO
Datang Setelah Dapat Kabar Kebun Terbakar
Sebelum kejadian, Fikri mendapat informasi bahwa kebun miliknya terbakar. Mendengar kabar tersebut, ia bersama beberapa temannya segera menuju lokasi untuk berupaya memadamkan api.
Setibanya di kebun, kondisi api ternyata sudah cukup besar. Kobaran api mulai membakar area perkebunan, sementara asap tebal memenuhi kawasan tersebut.
Kondisi itu membuat jarak pandang di lokasi menjadi terbatas. Kepulan asap juga membuat aktivitas pemadaman semakin sulit dilakukan.
Fikri tetap berusaha memadamkan api agar kebakaran tidak semakin meluas.
Namun, di tengah proses pemadaman, korban diduga menghirup asap dalam jumlah banyak. Kondisi tersebut ditambah aktivitas fisik dan kelelahan saat berada di lokasi kebakaran.
“Korban sempat melakukan pemadaman. Di lokasi itu, diduga korban menghirup asap pekat yang tebal dan ditambah kelelahan sehingga membuat korban pingsan,” kata Efran.
Sumber: