Kondisi Bayi yang Ditemukan di Musala Muratara Sehat, Penanganan Diserahkan ke Dinsos
Bayi 4 Hari Ditinggalkan di Musala Muratara, Kini Dalam Pengawasan Dinsos. (Foto: Silampari TV/Istimewa)--
SILAMPARITV.CO.ID - Bayi laki-laki yang sebelumnya ditemukan di sebuah musala di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, kini berada dalam pengawasan Dinas Sosial (Dinsos) Muratara.
Setelah ditemukan, bayi tersebut sempat mendapatkan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kesehatannya. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat.
KBO Satres PPA dan PPO Polres Muratara, Ipda Henry Martadinata, mengatakan pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Dinsos Muratara untuk memastikan bayi tersebut mendapatkan penanganan dan perlindungan yang sesuai.
“Untuk bayi saat ini kita gandeng dengan Dinsos Muratara. Kemarin setelah ditemukan pada Kamis (1/10/2026), bayinya sempat dibawa ke Puskesmas Nibung, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Rupit untuk cek kesehatan lagi. Saat ini kondisinya sehat,” ujar Henry, Minggu (4/10/2026).
BACA JUGA:Niat Padamkan Api di Kebun, Warga Tulung Selapan OKI Ditemukan Meninggal
BACA JUGA:Kabut Asap Selimuti Palembang, Ojol Pengidap Asma Meninggal Usai Alami Sesak Napas
Bayi Berusia Sekitar Empat Hari Saat Ditemukan
Henry menjelaskan, ketika ditemukan pada Kamis (1/10/2026), bayi laki-laki tersebut diperkirakan baru berusia sekitar empat hari.
Setelah menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan, bayi kemudian berada di bawah pengawasan Dinsos Muratara. Hingga saat ini, bayi tersebut juga belum diberikan nama.
“Sekarang bayinya dalam pengawasan Dinsos Muratara. Belum dikasih nama, pada saat ditemukan itu dia berusia sekitar empat hari,” jelasnya.
Menurut Henry, penanganan terhadap bayi tersebut dilakukan secara hati-hati mengingat usianya masih sangat dini dan membutuhkan perhatian khusus.
“Dia ini bayi, jadi penanganannya harus ekstra hati-hati karena masih berusia sangat dini,” katanya.
BACA JUGA:Polisi Tangkap IRT Terduga Pencuri Brondolan Sawit PT Minanga Ogan, 2 DPO
BACA JUGA:Mahasiswa Bergerak Soroti Kabut Asap Sumsel, Transparansi Dana Rp100 Miliar Dituntut
Sumber: