Lapas Lubuklinggau Ikuti Rapat Penguatan Asesmen Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Lubuklinggau Ikuti Rapat Penguatan Asesmen Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi--
SILAMPARITV.CO.ID - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau mengikuti Rapat Penguatan dan Penjelasan Pelaksanaan Asesmen Calon Peserta Program Pusat Rehabilitasi dan Re-Edukasi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang diikuti dari Aula Lapas Kelas IIA Lubuklinggau tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman jajaran pemasyarakatan mengenai mekanisme pelaksanaan asesmen calon peserta program agar berjalan terarah, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:Polda Sumsel Targetkan 40 Kampung Narkoba, Bandar Diburu dan Pengguna Diasesmen
BACA JUGA:MBG Lubuklinggau Menunggu Pembelajaran Tatap Muka, 12 Dapur Baru Disiapkan
Rapat ini membahas sejumlah hal penting, mulai dari petunjuk teknis pelaksanaan asesmen, mekanisme pengusulan calon peserta, hingga pemanfaatan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) sebagai pendukung pengelolaan data dan pelaksanaan program.
Materi yang disampaikan juga mencakup percepatan proses asesmen, pemetaan calon peserta, penggunaan instrumen asesmen, serta mekanisme pengawasan dan tindak lanjut yang dilakukan Kantor Wilayah maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Melalui penguatan tersebut, jajaran pemasyarakatan diharapkan mampu meningkatkan ketelitian dalam melakukan asesmen dan mengidentifikasi calon peserta sesuai dengan kebutuhan. Persiapan data hasil asesmen yang akurat serta identifikasi aspek yang masih memerlukan penguatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung evaluasi program.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT ke-25 Kota
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Dukung Linggau Juara Run Fest 2026, Perkuat Sinergi
Lapas Kelas IIA Lubuklinggau berkomitmen menindaklanjuti arahan yang disampaikan dalam rapat melalui percepatan pelaksanaan asesmen, pemutakhiran data, serta peningkatan koordinasi dan evaluasi secara berkelanjutan.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Program Pusat Rehabilitasi dan Re-Edukasi secara optimal, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya penguatan ini, Lapas Kelas IIA Lubuklinggau terus mendorong penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, terukur, dan akuntabel, sehingga program pembinaan dapat terlaksana secara lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi proses pemulihan serta reintegrasi sosial warga binaan.
BACA JUGA:Lubuklinggau Disiapkan Jadi Tuan Rumah Porprov Sumsel 2027, Ini Pesan Herman Deru
BACA JUGA:Herman Deru Dorong Sumsel Jadi Pusat Pengembangan Teknologi Realiza
Sumber: