SILAMPARITV.CO.ID - Suasana pagi di lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau tampak penuh kesiapan, Senin (16/02/2026). Seluruh jajaran petugas mengikuti Apel Siaga dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
BACA JUGA:Kejar Maling Pakai Parang, Kakek Herman Berstatus Tersangka, Publik Soroti Batas Pembelaan Diri
BACA JUGA:Dukung Infrastruktur Listrik Tambak OKI, PLN Tambah Trafo dan Pembangunan Jaringan Listrik
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Budi Yuliarno, dan diikuti oleh pejabat struktural, staf, regu pengamanan, serta mendapat dukungan dari unsur TNI dan Kepolisian. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan selama periode hari besar keagamaan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat struktural, staf, regu pengamanan, serta mendapat dukungan dari unsur TNI dan Kepolisian--ist
BACA JUGA:Spesialis Bobol Seng di Lubuklinggau Berhasil Diamankan Polisi
BACA JUGA:Sambut Tahun Baru Imlek, Lapas Narkotika Muara Beliti Berikan Remisi Khusus kepada WBP
Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan bahwa apel siaga bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Ia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, disiplin, dan tanggung jawab seluruh petugas.
BACA JUGA:Parkir Dini Hari, 4 Ban Mobil Warga Palembang Digondol Maling
“Ramadhan harus menjadi momen yang tenang dan penuh makna. Keamanan dan pelayanan kepada warga binaan harus tetap berjalan optimal tanpa celah,” tegasnya.
lapangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lubuklinggau--ist
BACA JUGA:Anggota Polisi di Kepahiang Meninggal, Ditemukan Barang Bukti Racun di TKP
BACA JUGA:Wakil Bupati Musi Rawas Resmi Lepas Peserta Fun Run Go Green UNMURA 2026
Melalui kesiapan ini, warga binaan diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan nyaman. Di sisi lain, keluarga warga binaan memperoleh kepastian bahwa kondisi di dalam lapas tetap terkendali, sementara masyarakat luas mendapatkan jaminan bahwa aspek keamanan terus menjadi prioritas.