SILAMPARITV.CO.ID - Menjalankan ibadah puasa bukan berarti tubuh harus berhenti beraktivitas. Justru, melakukan olahraga ringan dapat membantu menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan. Kuncinya adalah memilih jenis olahraga dengan intensitas ringan agar tubuh tidak cepat lelah atau mengalami dehidrasi.
Olahraga ringan juga bisa menjadi kegiatan ngabuburit yang menyenangkan. Selain menjaga kesehatan, aktivitas fisik menjelang berbuka puasa membantu memperlancar metabolisme tubuh. Setelah berolahraga, tubuh pun dapat segera mengisi kembali energi saat waktu berbuka tiba.
Berikut beberapa rekomendasi olahraga ringan yang aman dilakukan saat bulan puasa, khususnya di waktu sore menjelang berbuka.
BACA JUGA:Alternatif Tarik Uang Kecil, Ini Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
1. Jogging Santai
Jogging ringan termasuk olahraga kardio yang masih aman dilakukan saat berpuasa, terutama bagi mereka yang sudah terbiasa berolahraga secara rutin.
Waktu yang disarankan untuk jogging adalah sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum berbuka puasa. Dengan begitu, tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan dan energi setelah selesai berolahraga.
Agar tetap aman, lakukan jogging dengan intensitas rendah dan kecepatan stabil selama 20–30 menit. Hindari berlari terlalu cepat atau terlalu lama agar tidak memicu kelelahan atau dehidrasi.
BACA JUGA:OTT KPK Diduga Seret Bupati Rejang Lebong, Pemeriksaan Disebut Berlangsung di Dua Polres
BACA JUGA:Produktif dan Mandiri, Kalapas Narkotika Muara Beliti Panen Melon Inthanon dan Sawi Hidroponik
2. Yoga
Yoga menjadi salah satu olahraga yang ramah dilakukan saat berpuasa karena gerakannya cenderung lembut dan tidak terlalu menguras energi.
Latihan yoga berfokus pada teknik pernapasan, peregangan otot, serta relaksasi pikiran. Aktivitas ini dapat membantu tubuh lebih rileks sekaligus meningkatkan kualitas tidur, yang sering terganggu selama Ramadan.
Selain itu, yoga juga bermanfaat untuk melatih fleksibilitas tubuh, memperkuat otot inti, serta membantu mengurangi stres. Olahraga ini bisa dilakukan di rumah hanya dengan menggunakan matras.
BACA JUGA:Motor Nyeberang Mendadak, Pajero Polisi Tabrak Warung Sayur di Muratara
3. Bersepeda Santai
Bersepeda di sore hari bisa menjadi pilihan ngabuburit yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.
Bersepeda santai menjelang berbuka dapat membantu membakar kalori dan lemak serta meningkatkan kesehatan jantung. Aktivitas ini juga dapat membantu meredakan stres dan membuat pikiran menjadi lebih tenang.
Agar tetap nyaman saat berpuasa, pilih rute yang datar dan tidak terlalu jauh. Hindari jalur yang menanjak agar energi tubuh tidak terkuras terlalu banyak.
4. Pilates Ringan
Pilates merupakan olahraga dengan intensitas rendah yang cocok dilakukan saat bulan puasa. Latihan ini mengombinasikan gerakan pernapasan, keseimbangan, serta kekuatan otot tubuh.
Olahraga pilates dapat dilakukan sebelum atau setelah berbuka puasa dengan gerakan yang tidak terlalu berat. Dalam satu sesi sekitar satu jam, pilates dapat membantu membakar hingga sekitar 200 kalori.
Selain itu, pilates juga bermanfaat untuk memperbaiki postur tubuh serta meningkatkan fleksibilitas. Bagi pemula, penting untuk memperhatikan teknik gerakan agar terhindar dari cedera.
BACA JUGA:Garuda Indonesia Berencana Hentikan Penerbangan ke Bengkulu, Pemprov Cari Solusi Pertahankan Rute
BACA JUGA:Sejarah THR Lebaran di Indonesia, Berawal dari Tradisi Kerajaan hingga Jadi Hak Pekerja
5. Tai Chi
Tai Chi dikenal sebagai olahraga dengan gerakan lambat dan terkontrol sehingga cocok dilakukan saat berpuasa.
Latihan ini termasuk olahraga intensitas rendah yang tidak memicu rasa haus berlebihan. Gerakannya berfokus pada keseimbangan tubuh, pernapasan, serta ketenangan pikiran.
Tai Chi dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas tubuh, serta memberikan efek relaksasi. Olahraga ini juga tidak memerlukan peralatan khusus dan bisa dilakukan di halaman rumah atau taman terdekat.
BACA JUGA:Mudik Tetap Online! Internet Rumah Bisa Dibawa ke Kampung dengan HiFi Air
Dengan memilih olahraga yang tepat, tubuh tetap bisa aktif dan sehat selama menjalankan ibadah puasa. Aktivitas fisik ringan di waktu ngabuburit juga bisa menjadi cara positif untuk menunggu waktu berbuka sambil menjaga kebugaran tubuh.