Penggunaan video pendek secara berlebihan tidak hanya berdampak pada perhatian anak, tetapi juga dapat memengaruhi prestasi akademik mereka.
Berdasarkan Survei Precise Advertiser Report: Kids (PARK) 2024 yang dilakukan oleh Precise TV USA, platform YouTube menjadi tontonan utama bagi Generasi Alpha.
Generasi Alpha merupakan kelompok anak yang lahir antara 2010 hingga 2024.
Survei tersebut menunjukkan bahwa anak usia 2 hingga 12 tahun rata-rata menonton YouTube selama 160 menit setiap hari.
BACA JUGA:Tetap Aktif Saat Ramadan! Ini 5 Olahraga Ringan yang Cocok Dilakukan Saat Ngabuburit
Psikolog pendidikan Pratiwi Kusuma Wardhani, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa kebiasaan menonton video pendek di media sosial dapat menurunkan performa akademik anak.
Menurutnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa menonton video pendek secara rutin dapat menurunkan kemampuan fokus.
Anak yang menonton video pendek sekitar 30 menit setiap hari cenderung memiliki rentang perhatian lebih rendah dibandingkan anak yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.
Jika kemampuan fokus menurun, proses belajar anak di sekolah pun dapat terganggu. Selain itu, kebiasaan mengakses video pendek secara berlebihan juga berpotensi menimbulkan kecanduan gawai dan membuat anak menjadi kurang produktif.
BACA JUGA:Alternatif Tarik Uang Kecil, Ini Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
Peran Orang Tua Sangat Penting
Untuk mencegah dampak negatif penggunaan media digital, orang tua disarankan aktif mengawasi aktivitas anak di internet.
Menggunakan fitur pembatasan waktu pada aplikasi seperti YouTube dapat menjadi langkah awal agar anak tetap menikmati hiburan digital tanpa mengganggu kegiatan belajar maupun aktivitas lainnya.