SILAMPARITV.CO.ID - Era smartphone murah yang selama lebih dari satu dekade mendominasi pasar global kini mulai menghadapi tantangan serius. Kenaikan tajam harga chip memori, yang dipicu oleh booming kecerdasan buatan (AI), serta meningkatnya ketegangan geopolitik, perlahan mengubah peta industri smartphone dunia.
BACA JUGA:Oppo Pad Mini Bocor ke Publik, Usung Desain Ringkas dengan Performa Flagship Salah satu sinyal perubahan ini terlihat di ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona awal Maret lalu. Sejumlah produsen memamerkan perangkat terbaru mereka, namun tidak sedikit yang belum berani menetapkan harga final saat peluncuran. Kondisi ini mencerminkan ketidakpastian biaya produksi yang semakin sulit diprediksi. Lonjakan harga komponen menjadi faktor utama. Permintaan besar terhadap memori berkecepatan tinggi (HBM) untuk server AI membuat produsen chip global mengalihkan fokus produksi mereka. Akibatnya, pasokan memori untuk perangkat konsumen seperti smartphone dan laptop menjadi terbatas, sehingga harga DRAM dan NAND flash melonjak drastis dalam waktu singkat. BACA JUGA:Realme Rilis Note 80 di Indonesia, HP Entry Level dengan Baterai Jumbo Situasi ini menciptakan kesenjangan di pasar. Perusahaan besar dengan kontrak jangka panjang masih mampu mengamankan pasokan, sementara produsen kecil dan menengah harus bersaing mendapatkan sisa komponen dengan harga yang terus naik. Dampaknya, model bisnis smartphone murah dengan margin tipis semakin tertekan. Di sisi lain, tekanan geopolitik juga memperparah keadaan. Ketegangan antarnegara mulai memecah rantai pasok semikonduktor global yang sebelumnya terintegrasi. Pembatasan ekspor, intervensi pemerintah, hingga konflik kepemilikan perusahaan chip menjadi faktor tambahan yang mengganggu stabilitas industri. BACA JUGA:HP Tiba-tiba Lemot? Bisa Jadi Aplikasi Ini Diam-diam Menguras RAM Ponsel Anda Kombinasi antara krisis komponen dan fragmentasi rantai pasok ini membuat harga smartphone, terutama di segmen entry-level dan menengah, mulai merangkak naik. Jika tren ini terus berlanjut, konsumen mungkin harus bersiap menghadapi era baru—di mana ponsel murah tidak lagi semurah dulu, dan bahkan semakin sulit ditemukan di pasar.HP Murah Terancam Mahal: Krisis Chip AI dan Geopolitik Guncang Industri Smartphone
Selasa 24-03-2026,20:56 WIB
Reporter : Intan Kurnia Hamdani
Editor : Intan Kurnia Hamdani
Kategori :
Terkait
Selasa 24-03-2026,20:56 WIB
HP Murah Terancam Mahal: Krisis Chip AI dan Geopolitik Guncang Industri Smartphone
Terpopuler
Rabu 25-03-2026,15:56 WIB
Diduga Langgar UU ITE, Akun Facebook Dilaporkan Owner Linggau Keramik ke Polres Lubuklinggau
Rabu 25-03-2026,10:39 WIB
10 Ide Bisnis Menguntungkan Setelah Lebaran untuk Ibu Rumah Tangga, Mudah dan Kreatif
Rabu 25-03-2026,06:55 WIB
Polres Rejang Lebong Tertibkan Judi Dadu, Pelaku Kabur Saat Digerebek
Rabu 25-03-2026,08:16 WIB
Iuran BPJS Kesehatan Masih Tetap hingga Maret 2026, Ini Rincian Lengkapnya
Rabu 25-03-2026,10:57 WIB
4 Parfum Terjangkau di Alfamart dengan Aroma Segar dan Tahan Lama
Terkini
Rabu 25-03-2026,21:08 WIB
Begal Jalur Binduriang Dibekuk Saat Menginap di Hotel, Polisi Masih Buru Rekan Pelaku
Rabu 25-03-2026,15:56 WIB
Diduga Langgar UU ITE, Akun Facebook Dilaporkan Owner Linggau Keramik ke Polres Lubuklinggau
Rabu 25-03-2026,15:46 WIB
Manfaatkan Lahan, Lapas Narkotika Muara Beliti Giatkan Penanaman Timun
Rabu 25-03-2026,15:04 WIB
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur di Thailand, SUV Kompak Siap Mendunia
Rabu 25-03-2026,14:24 WIB