Selain ancaman militer, fasilitas desalinasi juga rentan terhadap gangguan lain seperti pemadaman listrik serta pencemaran udara laut akibat tumpahan minyak. Kombinasi faktor ini dapat menyelesaikan krisis air jika konflik terus berlanjut.
Meski begitu, beberapa fasilitas disebut memiliki sistem cadangan udara yang mampu bertahan selama dua hingga tujuh hari. Namun, kemampuan tersebut hanya menjadi solusi sementara jika gangguan berlangsung dalam jangka pendek.
BACA JUGA: 5 Tanda Anda Memiliki Kecerdasan Berbicara Menurut Psikologi
BACA JUGA: Di Tengah Lebaran, Tim SAR Gabungan Berjuang Cari Korban Tenggelam di Perairan OKI
Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan ancaman terhadap infrastruktur vital, dunia kini dihadapkan pada krisis risiko yang tidak hanya menyangkut energi, tetapi juga kebutuhan dasar manusia, yakni air bersih.