SILAMPARITV.CO.ID - Pukul satu dini hari, layar masih menyala, pekerjaan belum selesai, dan hiburan terasa “tanggung” untuk ditinggalkan. Begadang sering dianggap cara mencuri waktu. Padahal, tubuh tidak bekerja berdasarkan jam—melainkan ritme biologis yang sangat kompleks.
BACA JUGA:Kasus Campak Masih Tinggi, Kemenkes Ingatkan Risiko Infeksi Ulang dan Pentingnya Vaksinasi Saat kita terus memaksa terjaga, ritme sirkadian di otak menjadi kacau. Dampaknya bukan hanya rasa ngantuk keesokan hari, tetapi merambat ke berbagai sistem tubuh—dari otak, imun, hingga metabolisme. Kurang tidur melemahkan fungsi otak, membuat emosi lebih mudah meledak dan kemampuan berpikir menurun. Sistem “pembersihan” otak pun terganggu, sehingga limbah metabolik menumpuk. Dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan risiko gangguan kognitif. BACA JUGA:Nasi Merah vs Nasi Putih untuk Diet: Mana yang Lebih Efektif Turunkan Berat Badan? Di sisi lain, tubuh merespons begadang sebagai stres. Hormon lapar meningkat, rasa kenyang menurun, dan keinginan makan makanan tinggi gula makin kuat. Tak heran jika begadang sering berujung pada kenaikan berat badan dan gangguan metabolik. Sistem imun pun ikut terdampak. Tubuh jadi lebih rentan terhadap infeksi, proses pemulihan melambat, dan peradangan meningkat—yang menjadi pintu masuk berbagai penyakit kronis. BACA JUGA:Jangan Salah Kenali, Ini Perbedaan Gatal Campak dan Cacar Air yang Perlu Diketahui Orang Tua Lebih jauh lagi, kurang tidur dapat mengganggu kerja insulin, meningkatkan tekanan darah, hingga memperbesar risiko penyakit jantung. Bahkan, dalam kondisi ekstrem, kantuk bisa memicu microsleep—tidur singkat tanpa sadar yang berbahaya, terutama saat berkendara atau bekerja. Teknologi sering jadi penyebab, tapi juga bisa menjadi solusi. Kuncinya adalah bagaimana kita menggunakannya: untuk membantu menjaga ritme hidup, bukan merusaknya. BACA JUGA:Jangan Berlebihan! Tren Konsumsi Serat Tinggi Bisa Picu Gangguan Pencernaan Tidur bukan sekadar istirahat. Tidur adalah proses pemulihan, perbaikan, dan fondasi kesehatan jangka panjang. Karena pada akhirnya, bukan waktu yang kita curi dari tidur—melainkan kesehatan yang kita korbankan.Begadang Bukan Sekadar Kurang Tidur, Tapi Ancaman Nyata bagi Tubuh
Minggu 05-04-2026,07:00 WIB
Reporter : Intan Kurnia Hamdani
Editor : Intan Kurnia Hamdani
Kategori :
Terkait
Minggu 05-04-2026,07:00 WIB
Begadang Bukan Sekadar Kurang Tidur, Tapi Ancaman Nyata bagi Tubuh
Terpopuler
Rabu 26-08-2026,15:14 WIB
Bersama Perangi Asap, Pertamina EP Ramba Field Bantu Warga Padamkan Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
Terkini
Rabu 26-08-2026,15:14 WIB
Bersama Perangi Asap, Pertamina EP Ramba Field Bantu Warga Padamkan Karhutla di Sekitar Wilayah Operasi
Selasa 25-08-2026,23:30 WIB
Semarak HUT Kemerdekaan RI, Warga RT 2 Lubuk Tanjung Kompak Ikuti Beragam Lomba
Sabtu 22-08-2026,09:15 WIB
Lima Sekawan Kompak Gasak Isi Gudang Tenda di Lubuklinggau, Kerugian Capai Rp130 Juta
Jumat 21-08-2026,19:49 WIB
SKK Migas, Medco E&P dan PHR Zona 4 Gelar Group Discussion bersama Forkopimcam di Jalur Pipa Minyak Bumi
Jumat 21-08-2026,10:40 WIB