Herman Deru Ingatkan Bahaya Karhutla, Sebut Mayoritas Dipicu Aktivitas Manusia

Kamis 07-05-2026,09:36 WIB
Reporter : Shinta Triana Dewi
Editor : Shinta Triana Dewi

SILAMPARITV.CO.ID - Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa sebagian besar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan disebabkan oleh ulah manusia. Ia mengajak masyarakat untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat memicu bencana lingkungan yang lebih besar.

BACA JUGA:Jelang Idul Adha 2026, Permintaan Hewan Kurban di Musi Rawas Meningkat

BACA JUGA:Ekspor RI Awal 2026 Didominasi Industri Pengolahan, Nikel hingga Aluminium Jadi Penggerak

Menurut Herman Deru, kesadaran masyarakat menjadi faktor paling penting dalam upaya pencegahan karhutla. Berdasarkan hasil penelitian BNPB, lebih dari 90 persen kasus karhutla dipicu oleh aktivitas manusia.

“Yang paling penting lagi adalah kesadaran masyarakat. Ini yang jarang dibahas. Di atas 90 persen penyebab karhutla itu adalah manusia, ini hasil penelitian BNPB,” kata Herman Deru, Rabu (6/5/2026).

BACA JUGA:Rutin Bangun Pagi Ternyata Punya Banyak Manfaat, dari Tubuh Lebih Fit hingga Kurangi Stres

BACA JUGA:16 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Muratara, Jenazah Dibawa ke Palembang untuk

Ia menjelaskan, peningkatan kesadaran masyarakat mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak warga kini dinilai sudah mulai meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar.

BACA JUGA:Bus ALS Dilalap Api di Jalinsum Muratara, Lalu Lintas Sempat Terganggu

Meski begitu, Herman Deru tetap meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas pertanian dan perkebunan, baik sebelum maupun sesudah panen.

“Himbauan buat masyarakat, terus tingkatkan kesadaran bahwa membuka lahan tidak harus dengan membakar. Ini yang paling penting. Kontribusi masyarakat sangat diharapkan agar tidak membakar lahan, baik pra maupun pasca panen,” tegasnya.

BACA JUGA:Ranking BWF Pekan Ini Minim Perubahan, Wakil Indonesia Stabil Usai Thomas & Uber Cup 2026

BACA JUGA:Begal 10 TKP di Lubuklinggau Akhirnya Tertangkap, Ditembak di Kaki

Selain menyoroti peran masyarakat, Herman Deru juga mengungkapkan bahwa tren karhutla di Sumatera Selatan terus menunjukkan penurunan signifikan dari tahun ke tahun. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga pemerintah daerah.

BACA JUGA:Pasar Indonesia Jadi Motor Baru Apple, Pertumbuhan Tembus Dua Digit di 2026

Kategori :