2. Menganggap Sindiran sebagai Pujian
Salah satu trik unik yang sering dilakukan orang ber-IQ tinggi adalah menerima sindiran seolah itu benar-benar pujian.
Alih-alih tersinggung, mereka cukup tersenyum santai lalu mengucapkan, “Terima kasih ya.”
Respons sederhana seperti ini justru membuat orang yang menyindir kehilangan arah karena tujuannya untuk memancing emosi gagal total.
Menurut penelitian dalam Personality and Social Psychology Bulletin, teknik ini membantu menjaga harga diri dan membuat situasi tetap terkendali tanpa konflik panjang.
BACA JUGA:PPIH Arab Saudi Larang Jamaah Lempar Jumrah Pukul 10.00–14.00 WAS Demi Keselamatan
BACA JUGA:Tidak Semua ASN Dapat Gaji Ke-13 2026, Ini Daftar yang Tidak Menerima dan Penyebabnya
3. Memilih Mengabaikan daripada Memperpanjang Drama
Tidak semua ucapan negatif layak ditanggapi. Orang cerdas memahami bahwa waktu dan energi mental jauh lebih berharga dibanding meladeni sindiran yang tidak penting.
Karena itu, mereka sering memilih mengabaikan komentar menyakitkan, mengalihkan topik pembicaraan, atau menanggapinya dengan santai seperti candaan biasa.
Sebuah studi dari John Hopkins University menemukan bahwa orang yang mampu memilah hal penting dan tidak penting cenderung lebih efisien dalam menjaga kestabilan emosinya.
Bagi mereka, diam bukan berarti kalah, melainkan bentuk pengendalian diri yang matang.
BACA JUGA:Gempar! Mayat Misterius Mengapung di Sungai Enim, Polisi Lakukan Identifikasi
4. Menyelesaikan Masalah dengan Tenang dan Tegas
Jika sindiran terus berulang atau datang dari orang terdekat seperti teman maupun rekan kerja, orang dengan IQ tinggi biasanya memilih berbicara langsung secara dewasa.