SILAMPARITV.CO.ID - Peristiwa kebakaran hebat yang menghanguskan 11 unit rumah di RT 04, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2026) malam, tidak hanya menyebabkan kerugian materi yang besar, tetapi juga mengakibatkan seorang petugas pemadam kebakaran mengalami cedera saat menjalankan tugasnya.
BACA JUGA:UMN Buka Pendaftaran Program Doktor Manajemen Teknologi 2027, Siapkan Pemimpin dan Peneliti Era AI
BACA JUGA:Tak Terima Digugat Cerai, Pria di Lubuklinggau Diduga Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 11 Rumah
Petugas Damkar Kota Lubuklinggau bernama Nando Julius terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau setelah terjatuh ketika berupaya memadamkan kobaran api di lokasi kejadian.
Rekan sesama petugas Damkar, Dono Pratondo, mengatakan insiden tersebut terjadi saat proses pemadaman masih berlangsung. Nando yang tengah berjibaku memadamkan api tiba-tiba terjatuh dan langsung dievakuasi menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Saat proses pemadaman berlangsung, Nando terjatuh dan langsung kami evakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," ujar Dono.
Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk itu berlangsung cukup mencekam. Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah warga yang letaknya saling berdekatan. Selain itu, sebagian bangunan yang terbuat dari material mudah terbakar membuat api semakin sulit dikendalikan.
BACA JUGA:Hyrox Makin Digemari di Indonesia, Tingkatkan Kebugaran namun Tetap Berisiko Cedera Jika Tidak Tepat
Proses pemadaman juga menghadapi berbagai kendala di lapangan. Akses jalan menuju lokasi yang sempit menyulitkan mobil pemadam kebakaran untuk menjangkau titik api. Belum lagi banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian sehingga sempat menghambat pergerakan petugas.
Camat Lubuklinggau Timur II, Fitrianto R atau yang akrab disapa Dodon, mengatakan lokasi kebakaran yang berada di dekat rel kereta api dan kawasan pasar menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
"Kendalanya jalan sempit sehingga mobil damkar sulit masuk. Selain itu lokasi dekat pasar dan banyak warga yang menonton sehingga proses pemadaman sempat terkendala," ungkapnya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB setelah petugas mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran yang dibantu satu unit mobil water cannon milik Polres Lubuklinggau.
BACA JUGA:China Kembangkan Tangan Robot Secanggih Manusia, Jadi Tantangan Terbesar Dunia Robotika
BACA JUGA:Hyrox Kian Populer di Indonesia, Tingkatkan Kebugaran tetapi Tetap Miliki Risiko Cedera