Larangan AI Open Source China Bisa Rugikan AS hingga Rp216 Triliun per Tahun

Rabu 05-08-2026,09:38 WIB
Reporter : Chelsea
Editor : Chelsea

SILAMPARITV.CO.ID - AMERIKA SERIKAT – Rencana pembatasan model kecerdasan artifisial (AI) berbobot terbuka (open-weight) asal China diperkirakan dapat menimbulkan dampak ekonomi yang besar bagi Amerika Serikat.

BACA JUGA:Honor Band 11 Series Resmi Meluncur, Baterai Tahan Hingga 26 Hari dan Dukung 113 Mode Olahraga

Asisten Profesor Scheller College of Business, Georgia Institute of Technology, Daniel Yue, memperkirakan larangan tersebut dapat meningkatkan biaya bisnis di AS hingga US$12 miliar atau sekitar Rp216 triliun per tahun. Estimasi itu didasarkan pada analisis penggunaan model AI melalui platform OpenRouter yang menunjukkan perusahaan harus beralih dari model AI terbuka asal China ke model tertutup berbayar yang jauh lebih mahal.

BACA JUGA:Dompet Bitcoin Coldcard Dibobol, Hacker Curi 1.367 BTC Senilai Rp1,6 Triliun

Kekhawatiran pemerintah AS meningkat setelah peluncuran Kimi K3 oleh Moonshot AI, yang disebut memiliki performa mampu bersaing dengan model AI unggulan dari Anthropic dan OpenAI. Pemerintahan Donald Trump pun dikabarkan kembali mendorong pembatasan terhadap model AI sumber terbuka dari luar negeri.

BACA JUGA:Team Spirit Juara MSC 2026, Tim Luar Asia Tenggara Pertama yang Sabet Gelar Kampiun

Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari sejumlah raksasa teknologi seperti Nvidia, Palantir, dan Meta Platforms. Mereka menilai pembatasan yang dilakukan terlalu dini berisiko menghambat inovasi, melemahkan daya saing industri AI Amerika, hingga mendorong pengembangan teknologi berpindah ke negara lain.

BACA JUGA:Colossus Resmi Diakui Dunia, Komputer Rahasia yang Membantu Sekutu Menangkan Perang Dunia II

Sejumlah analis juga mengingatkan bahwa larangan menyeluruh dapat mengurangi penggunaan AI secara drastis dan berpotensi memicu tekanan terhadap industri pusat data yang selama ini berkembang pesat dengan dukungan investasi besar.

BACA JUGA:Google Hadirkan Fitur Backup Dokumen Otomatis di Android, File Word hingga PDF Kini Lebih Aman

Apakah pembatasan AI asing akan memperkuat keamanan nasional AS, atau justru menghambat perkembangan industri teknologinya sendiri?

Kategori :