Meta Luncurkan Muse Code, Agen AI Coding Baru yang Siap Tantang Claude Code dan Codex OpenAI

Jumat 07-08-2026,09:25 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Agen AI yang Terus Bekerja di Latar Belakang

Keunggulan lain Muse Code adalah fitur async background agents.

Tidak seperti kebanyakan agen AI yang berhenti bekerja setelah menyelesaikan satu tugas, Muse Code tetap aktif di latar belakang.

AI akan secara otomatis menentukan langkah berikutnya, menjalankan proses tambahan, lalu melaporkan hasilnya kepada agen utama ketika pekerjaan benar-benar selesai.

Pendekatan ini membuat proses pengembangan perangkat lunak menjadi lebih cepat karena pengguna tidak perlu terus-menerus memberikan instruksi baru.

Selain itu, sistem ini juga mampu mengurangi waktu tunggu (latency) pada proyek yang memiliki banyak tahapan.

BACA JUGA:Cari Motor Adventure? Simak Perbandingan Lengkap Honda XRE Sahara 300 vs Yamaha Lander 250

BACA JUGA:Terungkap! Segini Gaji dan Bonus Paskibraka Nasional yang Bertugas di Istana Negara

Memiliki Sistem Log untuk Pemulihan Otomatis

Meta juga melengkapi Muse Code dengan sistem pencatatan aktivitas (local logging system).

Setiap proses yang dilakukan AI akan direkam secara berurutan, termasuk:

  • Permintaan ke model AI.
  • Penggunaan tools.
  • Persetujuan pengguna.
  • Perubahan kode.
  • Hasil pengujian.

Jika terjadi kegagalan di tengah proses, pengembang tidak perlu mengulang seluruh pekerjaan dari awal.

Muse Code dapat melanjutkan pekerjaan tepat dari titik terakhir sebelum terjadi gangguan.

Dukung Vibe Coding Berbasis Bahasa dan Video

Salah satu fitur paling menarik dari Muse Code adalah kemampuannya menjalankan konsep vibe coding.

Dalam metode ini, pengguna cukup menjelaskan aplikasi yang ingin dibuat menggunakan bahasa sehari-hari.

Kategori :