Terlalu Lama Duduk Ancam Jantung, Ini Cara Mudah Menguranginya!
Terlalu Lama Duduk Ancam Jantung, Ini Cara Mudah Menguranginya!--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Gaya hidup modern yang identik dengan pekerjaan di balik meja ternyata menyimpan ancaman serius bagi kesehatan. Duduk terlalu lama kini bahkan dijuluki sebagai “new smoking” oleh para ahli kesehatan dunia, karena dampaknya yang dinilai sama berbahayanya dengan kebiasaan merokok.
Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal American College of Cardiology mengungkap bahwa kebiasaan duduk dalam waktu lama tetap meningkatkan risiko penyakit jantung, bahkan pada orang yang rutin berolahraga.
BACA JUGA:7 Tips Alami Ampuh Hilangkan Perut Kembung dalam Waktu Singkat
BACA JUGA:Momen Haru di Apel Pagi, 57 ASN Pemkab Musi Rawas Purna Tugas
Duduk Lama Picu Risiko Penyakit Jantung
Penelitian ini menganalisis data lebih dari 89 ribu peserta dari UK Biobank menggunakan pelacak aktivitas selama satu minggu, kemudian diikuti selama hampir satu dekade. Hasilnya cukup mengkhawatirkan.
Orang yang duduk lebih dari 10,6 jam per hari (tidak termasuk waktu tidur) memiliki risiko hingga 60 persen lebih tinggi mengalami:
- Gagal jantung
- Serangan jantung
- Fibrilasi atrium (gangguan irama jantung)
- Kematian akibat penyakit kardiovaskular
BACA JUGA:Pemkot Lubuk Linggau Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN
Menariknya, meskipun aktivitas fisik sedang hingga berat selama 150 menit per minggu dapat menurunkan sebagian risiko, olahraga saja ternyata tidak cukup untuk sepenuhnya mengimbangi efek buruk duduk terlalu lama.
BACA JUGA:Harga Plastik Melonjak, Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Industri dan Konsumen
BACA JUGA:Ngeri! Plafon RSUD dr. Sobirin Ambruk Saat Cuaca Ekstrem
Kenapa Duduk Lama Berbahaya?
Menurut ahli kardiologi, kurangnya gerakan dapat:
- Memperlambat sirkulasi darah
- Melemahkan otot jantung
- Meningkatkan berat badan
- Memicu tekanan darah tinggi
- Menyebabkan resistensi insulin
Selain itu, duduk terlalu lama juga berkaitan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh, yang menjadi pemicu berbagai penyakit kronis.
Sumber: