Fakta Pilu Bus ALS Terbakar di Muratara, Jenazah Diduga Berpelukan
Fakta Pilu Bus ALS Terbakar di Muratara, Jenazah Diduga Berpelukan (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)--ist
Korban Meninggal Bertambah Jadi 18 Orang
Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tragis ini juga kembali bertambah. Sebelumnya, 17 korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras dan kobaran api yang melalap bus serta truk tangki BBM.
Satu korban lainnya yang sempat menjalani perawatan intensif akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Korban diketahui bernama Muhammad Fahrul Hubaidi (32), warga Tegal, Jawa Tengah.
Korban sebelumnya sempat menjalani operasi dan perawatan medis di RSUD Rupit, Kabupaten Muratara. Namun kondisi luka bakar yang cukup parah membuat nyawanya tidak tertolong.
“Korban meninggal karena mengalami gagal fungsi pernapasan akibat luka bakar serius,” terang dr. Budi.
BACA JUGA:BI Prediksi Ekonomi Sumsel Melambat Menjelang Idul Adha 2026, Dipicu Tekanan Global
BACA JUGA:PIP Kemendikdasmen Mei 2026 Cair, Ini Syarat Penerima hingga Cara Cek Bantuan
Proses Identifikasi Masih Berlangsung
Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan proses identifikasi terhadap seluruh korban menggunakan metode pemeriksaan DNA, sidik jari, hingga pencocokan data antemortem dari pihak keluarga.
Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban yang datang silih berganti ke rumah sakit untuk menunggu kepastian identitas anggota keluarga mereka.
Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling memilukan yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan sepanjang tahun 2026.
BACA JUGA:Edarkan Pil Ekstasi Logo WhatsApp, Pemuda 22 Tahun Diciduk Polisi Lubuklinggau
BACA JUGA:Banjir Parah di Muratara Rendam Ribuan Rumah, Lima Jembatan Dilaporkan Putus
Sumber: