Kemdiktisaintek Ubah Istilah Prodi Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftar Lengkap Program Studi Terbaru

Kemdiktisaintek Ubah Istilah Prodi Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftar Lengkap Program Studi Terbaru

Kemdiktisaintek Ubah Istilah Prodi Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftar Lengkap Program Studi Terbaru--Net

BACA JUGA:Jelang Idul Adha 2026, Dinas Pertanian Lubuklinggau Periksa Kesehatan Hewan Kurban untuk Cegah PMK

  • Rekayasa Geofisika (Geophysical Engineering)
  • Rekayasa Geologi (Geological Engineering)
  • Rekayasa Geomatika (Geomatics Engineering)
  • Rekayasa Pengindraan Jauh (Remote Sensing Engineering)
  • Rekayasa Industri (Industrial Engineering)
  • Manajemen Rekayasa (Engineering Management)
  • Rekayasa Logistik (Logistic Engineering)
  • Rekayasa Industri dan Manajemen (Industrial Engineering and Management)
  • Rekayasa Industri Pertanian (Agro-industrial Engineering)
  • Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (Instrumentation and Control Engineering)
  • Rekayasa Instrumentasi dan Automasi (Instrumentation and Automation Engineering)
  • Rekayasa Kelautan (Ocean Engineering)
  • Rekayasa Perkapalan (Naval Architecture Engineering)
  • Rekayasa Sistem Perkapalan (Marine Engineering)
  • Rekayasa Transportasi Laut (Marine Transport Engineering)

BACA JUGA:Petani Sumsel Keluhkan Minimnya Pupuk Subsidi, Produksi Padi Justru Lebih Tinggi dari Lampung

  • Rekayasa Keselamatan (Safety Engineering)
  • Rekayasa Keselamatan Kebakaran (Fire Safety Engineering)
  • Rekayasa Kimia (Chemical Engineering)
  • Rekayasa Bioproses (Bioprocess Engineering)
  • Rekayasa Komputer (Computer Engineering)
  • Rekayasa Kosmetik (Cosmetics Engineering)
  • Rekayasa Lingkungan (Environmental Engineering)
  • Rekayasa Material (Materials Engineering)
  • Rekayasa Metalurgi (Metallurgical Engineering)
  • Rekayasa Material dan Metalurgi (Metallurgical and Materials Engineering)
  • Rekayasa Mesin (Mechanical Engineering)
  • Rekayasa Manufaktur (Manufacturing Engineering)
  • Rekayasa Mekatronika (Mechatronics Engineering)
  • Rekayasa Nuklir (Nuclear Engineering)
  • Rekayasa Perminyakan (Petroleum Engineering)

BACA JUGA:Tingkatkan Semangat dan Disiplin, Petugas Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Apel Penguatan bagi Warga Binaan

  • Rekayasa Minyak dan Gas (Oil and Gas Engineering)
  • Rekayasa Pertambangan (Mining Engineering)
  • Rekayasa Perumahsakitan (Hospital Engineering)
  • Rekayasa Sipil (Civil Engineering)
  • Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (Infrastructure and Environmental Engineering)
  • Rekayasa Transportasi (Transportation Engineering)
  • Rekayasa Sumber Daya Air (Pengairan) (Water Resources Engineering)
  • Rekayasa Perkeretaapian (Railway Engineering)
  • Rekayasa Telekomunikasi (Telecommunications Engineering)
  • Rekayasa Hayati (Bioengineering)
  • Rekayasa Tekstil (Textile Engineering)
  • Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (Robotics Engineering and Artificial Intelligence)

BACA JUGA:Jumiatun Tutup Usia Usai Dirawat Intensif Pascakecelakaan Bus ALS

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan penyelarasan istilah akademik Indonesia dengan standar global, tanpa mengubah substansi kurikulum maupun kompetensi lulusan di masing-masing program studi.

Sumber:

Berita Terkait