Benarkah Harus Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Benarkah Harus Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Benarkah Harus Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan Lengkapnya!--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, banyak umat Muslim di berbagai daerah menjalankan tradisi mandi wajib atau mandi keramas. Tradisi ini dilakukan dengan tujuan menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Namun, banyak yang masih bertanya-tanya apakah mandi wajib sebelum Ramadhan adalah suatu keharusan dalam ajaran Islam.

Mandi Wajib dan Sunnah di Bulan Ramadhan

Dalam Islam, mandi wajib dilakukan jika seseorang dalam keadaan hadas besar, seperti setelah berhubungan suami istri atau selesai haid dan nifas bagi perempuan. Sementara itu, menjelang bulan Ramadhan, mandi yang dianjurkan lebih kepada mandi sunnah, bukan mandi wajib.

BACA JUGA:Viral Video Penumpang Batik Air Mengamuk di Bandara Silampari Akibat Delay 3 Jam

BACA JUGA:Jadwal Acara TV Jumat, 28 Februari 2025: Saksikan Sidang Isbat 1 Ramadan di Indosiar & SCTV

Sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81), mandi sunnah dianjurkan setiap malam di bulan Ramadhan untuk menjaga kebersihan diri. Hal ini juga disebutkan oleh Imam Al-Adzrai yang menegaskan bahwa anjuran ini tidak hanya berlaku bagi mereka yang akan melaksanakan shalat berjamaah, tetapi untuk siapa saja yang ingin menyucikan dirinya.

Meskipun mandi sebelum puasa Ramadhan tidak diwajibkan, melakukannya tetap memiliki manfaat, baik secara spiritual maupun fisik. Dengan mandi, tubuh menjadi lebih segar dan siap menyambut ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Niat Mandi Sebelum Ramadhan

Bagi yang ingin melakukan mandi sunnah sebelum Ramadhan, berikut adalah niatnya:

Arab:

أَنْوِي أَنْ أُضِيفَ وَالِدَيَّ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ إِلَى أُخْرَى

Latin:

BACA JUGA:Pejabat Pertamina Tersandung Korupsi: Edward Corne Jadi Tersangka, Ini Harta Kekayaannya

BACA JUGA:Diresmikan Presiden Prabowo, BSI Jadi Bank Emas Syariah Pertama di Indonesia

Nawaitu adaaal ghuslil masnuni li fi hadzihil lailatil min romadhon lillahi taala.

Artinya: “Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Taala.”

Tata Cara Mandi Wajib untuk Laki-laki dan Perempuan

Bagi yang hendak melakukan mandi wajib karena sebab hadas besar sebelum memasuki bulan Ramadhan, berikut adalah tata caranya:

1. Niat Mandi Wajib

Niat ini dilakukan dalam hati, tetapi boleh juga dilafalkan.

Lafaz Niat dalam Bahasa Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitul Ghuslalirof’il Hadtsil Akbari Fardhan Lillaahi Ta’ala.

Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah Taala.”

2. Bersihkan Telapak Tangan

BACA JUGA:Pemkot Palembang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1446 H

BACA JUGA:Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Halaman 202 Kurikulum Merdeka Semester 2, Panduan Belajar Siswa

Sebelum menyentuh bagian tubuh lainnya, cucilah kedua telapak tangan sebanyak tiga kali sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

3. Membersihkan Kemaluan

Cuci dan bersihkan area kemaluan dengan tangan kiri hingga benar-benar bersih.

4. Berwudhu

Lakukan wudhu seperti akan melaksanakan shalat.

5. Membasuh Rambut dan Pangkal Kepala

Siramlah air ke kepala sebanyak tiga kali sambil meratakan air ke seluruh kulit kepala.

6. Membasuh Seluruh Tubuh

Siram dan ratakan air ke seluruh tubuh mulai dari bagian kanan, lalu kiri. Pastikan bagian tubuh yang sulit dijangkau, seperti lipatan kulit, terbasuh dengan sempurna.

Perbedaan Mandi Wajib Laki-laki dan Perempuan

BACA JUGA:Kisi-Kisi Soal PTS/STS PJOK Kelas 9 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2025, Lengkap dengan Kunci Jawaban

BACA JUGA:Kejagung Tetapkan Dua Petinggi Pertamina Patra Niaga sebagai Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Minyak

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ummu Salamah, wanita yang memiliki rambut panjang tidak perlu membuka gelungan rambutnya saat mandi wajib, cukup dengan menyiramkan air ke kepala sebanyak tiga kali. Sementara itu, bagi laki-laki, mereka dianjurkan untuk menyela pangkal rambut dengan air.

Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits dari Ummu Salamah:

“Wahai Rasulullah, aku seorang wanita yang gelungan rambutnya besar. Apakah aku harus membuka gelungan rambutku ketika mandi junub?” Rasulullah menjawab, “Jangan (kamu buka). Cukuplah kamu menyela-nyelai kepalamu dengan air tiga kali, kemudian guyurlah kepala dan badanmu dengan air, sehingga kamu telah suci.” (HR. Muslim no. 330)

Mandi sebelum puasa Ramadhan bukanlah suatu kewajiban, melainkan lebih kepada anjuran untuk menjaga kebersihan dan meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah. Namun, jika seseorang dalam keadaan hadas besar, maka mandi wajib harus dilakukan agar ibadah puasanya sah.

Dengan melakukan mandi sebelum memasuki bulan Ramadhan, diharapkan umat Muslim dapat menyambut bulan suci ini dalam keadaan bersih dan suci, baik secara lahir maupun batin.

BACA JUGA:Panduan Lengkap Cek Info GTK 2025 untuk Verifikasi Data dan Tunjangan

BACA JUGA:Maksimalkan Koneksi 4G/LTE Anda dengan Langkah Sederhana

Sumber: